Home Teknologi

Bocoran Foldable Baru Xiaomi: Desain Mirip iPhone Ultra dan Chipset Buatan Sendiri

17 Juli 2026 5 min read

Xiaomi bersiap kembali ke pasar foldable dengan pendekatan form factor passport-style yang mirip konsep iPhone Ultra, chipset in-house XRing O3, dan baterai 6.000 mAh.

Ilustrasi desain foldable Xiaomi dengan form factor passport-style yang disebut mirip konsep iPhone Ultra
(Foto: Xiaomi)

Setelah tahun lalu memilih absen dari pasar ponsel lipat besar, Xiaomi tampaknya akan kembali dengan sesuatu yang cukup berbeda. Bukan sekadar penerus Mix Fold 4, bocoran terbaru menunjukkan perangkat ini akan mengambil pendekatan form factor yang selama ini belum tersentuh brand Android lain secara serius.

  • Xiaomi bersiap meluncurkan foldable baru di bawah seri Mix setelah tidak merilis model sejenis tahun lalu.
  • Perangkat ini mengusung desain passport-style yang disebut mirip dengan konsep iPhone Ultra Apple.
  • Chipset yang digunakan bukan dari Qualcomm, melainkan prosesor in-house Xiaomi yang diduga bernama XRing O3.
  • Baterai besar di kisaran 6.000 mAh dan dukungan aksesori magnetik menjadi nilai jual tambahan.
  • Belum ada informasi harga atau tanggal rilis resmi dari Xiaomi.

Spesifikasi Xiaomi Mix Foldable (Bocoran)

  • Tahun Rilis: Diperkirakan 2025
  • Chipset: XRing O3 (in-house Xiaomi)
  • Baterai: Sekitar 6.000 mAh
  • Fitur Tambahan: Dukungan aksesori magnetik
  • Desain: Passport-style (mirip konsep iPhone Ultra)

Pendekatan Desain yang Berbeda dari Arus Utama

Perbedaan paling mencolok dari foldable baru Xiaomi ini ada pada orientasi layarnya. Kalau Samsung Galaxy Z Fold dan Mix Fold 4 selama ini mengusung proporsi book-style, tinggi seperti buku saat dibuka, bocoran dari leaker Smart Pikachu menyebut perangkat ini akan menggunakan form factor passport-style.

Buat yang belum familiar, passport-style ini lebih lebar dan pendek, mirip seperti buku paspor. Apple sendiri sudah lama dirumorkan mengembangkan iPhone Ultra dengan pendekatan serupa. Jadi menarik melihat Xiaomi mengambil langkah yang searah dengan arah pengembangan Apple, alih-alih mengikuti pakem Samsung yang sudah mapan.

Saya belum melihat langsung seperti apa wujud finalnya. Tapi dari sisi ergonomi, form factor passport-style biasanya lebih nyaman untuk membaca dokumen dan browsing dibandingkan layar lipat yang terlalu panjang. Cuma memang ada konsekuensi: beberapa aplikasi Android mungkin perlu penyesuaian tampilan, karena selama ini ekosistem Android lebih terbiasa dengan rasio layar tinggi.

Bocoran juga menyebutkan "brand-new body design", yang mengindikasikan ini bukan sekadar Mix Fold 4 dengan layar lebih lebar. Kemungkinan besar Xiaomi merancang ulang keseluruhan konstruksi engsel dan tata letak internalnya. Kalau benar, ini investasi riset yang tidak kecil untuk sebuah lini yang tahun lalu bahkan tidak mereka sentuh.

Dapur Pacu dan Strategi Mandiri Xiaomi

Keputusan paling berani di bocoran ini bukan soal desain, tapi chipset. Xiaomi disebut akan meninggalkan Snapdragon dan menggunakan prosesor in-house mereka sebagai jantung foldable ini. Chipset tersebut diduga merupakan penerus langsung XRing O1 yang sudah lebih dulu meluncur dan mendapat respons cukup positif.

Nama yang beredar adalah XRing O3, lompatan penamaan dari O1 langsung ke O3, entah apa yang terjadi dengan O2. Strategi ini menarik karena foldable biasanya jadi etalase teknologi terbaik dari sebuah brand. Memasang chipset buatan sendiri di perangkat flagship lipat menunjukkan kepercayaan diri Xiaomi yang cukup tinggi terhadap kemampuan semikonduktor internal mereka.

Dari sisi performa, tentu belum ada benchmark yang bisa dijadikan patokan. Tapi kalau XRing O1 bisa bersaing di segmen premium, ekspektasi wajar untuk O3 tentu lebih tinggi lagi. Satu hal yang perlu dicermati: efisiensi daya dan manajemen panas. Foldable secara fisik punya tantangan termal yang lebih kompleks dibanding ponsel biasa karena ruang internalnya terbagi dua. Kalau XRing O3 tidak dioptimalkan dengan baik untuk form factor lipat, ini bisa jadi titik lemah yang cukup mengganggu.

Baterai dan Ekosistem Aksesori

Bocoran menyebutkan baterai di kisaran 6.000 mAh. Angka ini besar bahkan untuk standar flagship konvensional, apalagi untuk foldable yang secara fisik harus menampung dua bagian bodi. Kemungkinan Xiaomi menggunakan konfigurasi dual-cell yang total kapasitasnya menyentuh angka tersebut.

Yang juga mengejutkan adalah penyebutan "magnetic accessories". Xiaomi sudah mulai mengadopsi sistem aksesori magnetik di flagship terbaru mereka seperti Xiaomi 17, jadi langkah ini lebih terasa seperti perluasan strategi ekosistem daripada eksperimen baru. Aksesori magnetik membuka kemungkinan untuk case dengan fungsi tambahan, power bank magnetik, sampai grip fotografi. Apakah akan sekomprehensif MagSafe-nya Apple? Masih terlalu dini untuk menyimpulkan, tapi setidaknya Xiaomi tidak memulai dari nol.

Ketersediaan dan Peluncuran

Belum ada tanggal pasti kapan foldable ini akan diumumkan. Yang jelas, Xiaomi masih perlu meyakinkan pasar Indonesia, dan pasar global, bahwa foldable mereka layak diperhitungkan di tengah dominasi Samsung. Absennya mereka tahun lalu membuat jarak dengan kompetitor semakin lebar. Tapi kalau bocoran ini akurat, Xiaomi tidak mencoba mengejar, melainkan memilih jalur yang berbeda.

Satu hal yang bikin saya penasaran: apakah perangkat ini akan masuk Indonesia secara resmi? Mix Fold sebelumnya tidak pernah mendarat di sini melalui jalur resmi, dan itu jadi kendala besar untuk konsumen yang peduli garansi dan purna jual. Kalau Xiaomi serius menjadikan foldable ini sebagai senjata utama, semestinya mereka juga memikirkan ketersediaan di lebih banyak pasar.

Untuk sekarang, semua masih sebatas bocoran. Tidak ada yang bisa dikonfirmasi sebelum Xiaomi buka suara. Tapi setidaknya, arah pengembangan mereka terlihat jelas: desain yang berbeda, kemandirian chipset, dan ambisi untuk membangun ekosistem aksesori yang lebih terintegrasi. Tiga hal yang tidak bisa dibangun dalam semalam, tapi kalau berhasil dieksekusi dengan baik, bisa mengubah peta persaingan foldable yang selama ini terlalu predictable.

#Foldable#Xiaomi#Xiaomi Mix Fold#Bocoran#XRing O3#Flagship#Smartphone Lipat
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →