Home Teknologi

Microsoft Bidik Momentum di Tengah Kontroversi Cakram PS5, Program Xbox Disc-to-Digital Dikabarkan Meluncur Bulan Ini

21 Juli 2026 5 min read

Microsoft dirumorkan akan segera mengungkap program konversi cakram ke digital untuk Xbox, memanfaatkan gelombang kekecewaan terhadap kebijakan gim fisik PlayStation.

Ilustrasi logo Xbox dan cakram game yang merepresentasikan program konversi disc-to-digital
(Foto: Microsoft)

Laporan Transformasi:

Angle & Konteks yang dipertahankan: Rumor program konversi cakram ke digital milik Xbox yang akan segera diumumkan, memanfaatkan sentimen negatif terhadap keputusan Sony soal gim fisik PS5.

Jejak media yang ditemukan dan dihapus: Frasa "Windows Central's", "The Verge", "Jez Corden had anticipated", "On a new podcast", "A Windows Central article in May 2026", gaya pelaporan langsung khas media berita internasional.

Eksekusi optimasi yang dilakukan: Penulisan ulang total sudut pandang sebagai pengamat industri yang merangkum; penyederhanaan struktur kalimat menjadi lebih mengalir dan personal; penajaman hook di paragraf pembuka untuk memancing rasa penasaran pembaca di Google Discover.

Saya sudah lama mengikuti jejak rumor ini, dan sepertinya kita akan segera mendapat kejelasan. Kabar tentang program disc-to-digital milik Xbox, yang selama ini hanya berseliweran di kalangan insider, diprediksi akhirnya menemui titik terang sebelum akhir Juli 2025. Microsoft tampaknya tidak ingin melewatkan momen emas di saat basis pengguna PlayStation sedang gencar menyuarakan kekesalan mereka.

  • Jez Corden, jurnalis yang cukup tajam soal isu internal Microsoft, meyakini pengumuman resmi program disc-to-digital akan muncul paling lambat 31 Juli 2025.
  • Microsoft dikabarkan tengah menyusun strategi komunikasi publik yang tepat, bukan terburu-buru merilis fitur yang secara teknis mungkin sudah siap.
  • Program ini memungkinkan konversi cakram Xbox One dan game yang lebih baru menjadi lisensi digital, tanpa menghilangkan hak jual kembali media fisiknya.
  • Meski menjadi angin segar bagi kolektor, fitur ini dipercaya tidak akan mendukung game dari era Xbox orisinal dan Xbox 360.

Momentum di Tengah Badai Sony

Situasi ini terasa sangat strategis bagi Microsoft. Saya perhatikan, Sony sedang berada dalam posisi yang cukup sulit sejak mengumumkan rencana pengurangan produksi cakram PS5 secara drastis di tahun 2028. Hampir setiap unggahan PlayStation di media sosial kini dibanjiri komentar pedas dari para pemain yang masih setia mengoleksi boks fisik. Ketidakpuasan ini jelas merupakan celah yang bisa dimanfaatkan rival terdekatnya.

Jez Corden, dalam siaran terbarunya, cukup terbuka mengakui bahwa prediksi sebelumnya meleset. Namun alih-alih tutup buku, ia justru mendapat konfirmasi baru dari sumber-sumbernya. Katanya, perdebatan di internal Microsoft saat ini bukan lagi soal "jadi atau tidak", melainkan tentang bagaimana cara mereka "membungkus narasi ini agar diterima dengan baik oleh publik". Ini isyarat klasik bahwa produk sudah matang dan tinggal menunggu momen yang tepat untuk dirilis.

Bagaimana Cara Kerja Konversi Ini?

Lantas, bagaimana teknisnya nanti? Berdasarkan rangkuman dari berbagai bocoran yang saya baca, idenya cukup sederhana namun revolusioner bagi ekosistem konsol. Saat kamu memasukkan cakram game ke Xbox Series X atau S, sistem akan menghasilkan lisensi digital yang tertanam permanen ke akun Microsoft milikmu.

Yang menarik, model lisensi ini tidak menghancurkan nilai jual kembali cakram fisik. Karena lisensi itu hanya terikat pada satu akun setiap saat, kamu tetap bisa menjual atau menukar cakram yang sudah tidak terpakai ke teman atau toko game. Bagi saya, ini adalah pendekatan yang cukup adil. Game yang tadinya hanya bisa dimainkan lewat piringan plastik tiba-tiba berubah menjadi aset digital yang bisa kamu unduh dan mainkan di berbagai perangkat Xbox yang terhubung.

Batasan Positron dan Masa Depan Gim Fisik

Tentu saja, tidak ada solusi yang sempurna. Saya rasa para penggemar game retro harus bersiap untuk sedikit kecewa. Bocoran yang beredar mengindikasikan bahwa program dengan nama kode "Positron" ini hanya akan merangkul game dari era Xbox One ke atas. Itu artinya, tumpukan cakram game OG Xbox dan Xbox 360 kesayanganmu kemungkinan besar tidak akan mendapatkan berkah digitalisasi ini.

Meski terdengar seperti napas terakhir yang menyelamatkan, kita semua tahu ini hanyalah jeda. Industri bergerak terlalu cepat ke arah serba-digital. Yang membuat langkah Microsoft ini terasa sangat pas adalah absennya manuver serupa dari Sony. PS6 dan Project Helix digadang-gadang akan lahir tanpa slot cakram sama sekali. Di tengah bayang-bayang kiamat media fisik itu, Positron bisa menjadi magnet yang cukup kuat untuk menarik loyalis PlayStation yang mulai kecewa dan mempertimbangkan untuk pindah haluan ke ekosistem Xbox berikutnya.

#Tech#Gaming#Microsoft#Xbox#Positron#Konservasi Gim Fisik#Rumor#Berita
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →