Home Teknologi

Xbox Backward Compatibility Hadir di PC, Bawa Empat Game Klasik Pertama

24 Juli 2026 5 min read

Microsoft resmi membawa program Xbox Backward Compatibility ke PC dengan empat game orisinal Xbox sebagai pembuka. Sudah termasuk di Game Pass tanpa biaya tambahan.

Tampilan perpustakaan game Xbox Backward Compatibility di PC yang menampilkan judul-judul klasik seperti BLiNX dan Conker
(Foto: Microsoft)

Microsoft diam-diam baru saja merealisasikan satu fitur yang sudah lama ditunggu pemain PC: Xbox Backward Compatibility. Program yang dulunya bikin pemilik konsol bisa nostalgia dengan game Xbox lawas kini resmi menyapa Windows. Yang bikin saya senyum-senyum sendiri, ini bukan sekadar emulasi asal jalan, ada sejumlah sentuhan yang bikin game berusia puluhan tahun ini terasa lebih manusiawi dimainkan di layar monitor modern.

  • Empat game Xbox original pertama tersedia: BLiNX, Conker, Crimson Skies, dan Fuzion Frenzy.
  • Gim bisa dibeli langsung lewat aplikasi Xbox di PC, dan sudah termasuk di semua tier Game Pass tanpa biaya tambahan.
  • Resolusi bisa ditingkatkan sampai 4x lipat, plus opsi VSync, anisotropic filtering, dan pengaturan bahasa/audio.
  • Dukungan Achievement menyusul tahun ini; spesifikasi PC yang dibutuhkan sangat ringan.

Dari Konsol ke PC: Perjalanan Panjang Satu Fitur

Program backward compatibility Xbox sebenarnya bukan barang baru. Microsoft memperkenalkannya pertama kali di 2015 untuk konsol, memungkinkan game Xbox 360 dan Xbox original dimainkan di perangkat yang lebih baru. Respons pemain waktu itu luar biasa positif, bahkan setelah Microsoft sempat menghentikan penambahan judul baru di 2019.

Nah, versi PC yang hadir sekarang seperti memulai lagi dari nol. Microsoft memilih empat game dari era Xbox pertama sebagai pijakan awal. Saya melihat ini sebagai langkah hati-hati, memastikan semuanya berjalan mulus sebelum membuka pintu buat katalog yang lebih besar.

Yang juga menarik, program ini langsung mendukung perangkat handheld Windows seperti ROG Ally dan ROG Ally X. Buat yang suka main game klasik sambil selonjoran di sofa, ini nilai tambah yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Empat Game Perdana dan Cara Mendapatkannya

Keempat game yang meluncur di tahap awal ini adalah BLiNX: The Time Sweeper, Conker: Live and Reloaded, Crimson Skies: High Road to Revenge, dan Fuzion Frenzy. Semuanya bisa dibeli lewat aplikasi Xbox di PC dengan harga masing-masing.

Kalau kamu pelanggan Xbox Game Pass, kabar baiknya: keempat game ini sudah termasuk di semua tingkatan langganan tanpa biaya tambahan. Ini yang bikin saya merasa Microsoft serius ingin memperkenalkan game-game klasik ini ke audiens baru, bukan sekadar menjual nostalgia ke pemain lama.

Satu catatan penting buat yang sudah punya lisensi digital game ini di konsol Xbox: berkat fitur Xbox Play Anywhere, versi PC-nya otomatis masuk ke koleksi. Tidak perlu beli ulang. Microsoft juga sudah mengonfirmasi akan ada lebih banyak game Xbox original yang menyusul, meski belum membocorkan judul apa saja yang masuk antrean.

Sentuhan Khusus untuk Layar PC

Microsoft tidak cuma memindahkan game mentah-mentah ke PC. Ada beberapa penyesuaian teknis yang membuatnya lebih layak dimainkan di monitor modern. Resolusi rendering bisa didorong sampai empat kali lipat dari output aslinya. Ada dukungan VSync, pilihan mode layar penuh atau windowed, anisotropic filtering, dan anti-aliasing yang lebih baik.

Satu lagi yang mungkin terdengar sepele tapi sebenarnya penting: pengaturan bahasa dan audio kini bisa disesuaikan sendiri. Game-game original Xbox dulu tidak selalu menawarkan fleksibilitas ini. Buat saya pribadi, kemampuan mengatur ulang audio dan teks ini tanda bahwa Microsoft benar-benar memikirkan pengalaman pemain PC yang beragam.

Soal Achievement, Microsoft bilang akan menambahkannya ke game-game backward compatible tertentu akhir tahun ini. Keempat game yang sudah tersedia sekarang termasuk dalam daftar yang akan kebagian fitur tersebut.

Spesifikasi Ringan, Bisa Jalan di PC Kentang

Untuk spesifikasi minimum, Microsoft menyebutkan GPU sekelas GeForce GTX 950, Radeon RX 550, Intel UHD 770, atau Intel Arc A310. Prosesor quad-core seperti Core i3-8100 atau Ryzen 3 1200, RAM 8GB, dan Windows 11 sudah cukup buat menjalankan game-game ini.

Buat pengalaman yang lebih mulus, rekomendasinya naik ke GeForce GTX 1070 Ti atau Intel Arc A770, dengan prosesor enam inti seperti Core i5-10400 atau Ryzen 5 3600. Jujur saja, ini bukan spesifikasi yang berat, wajar mengingat kita bicara soal game yang umurnya sudah puluhan tahun dan hanya mendapat polesan kecil, bukan remake total.

Buat saya, pendekatan Microsoft di sini cukup cerdas. Mereka tidak mencoba membuat game-game ini terlihat seperti judul modern, tapi lebih ke menghormati material aslinya sambil memberi sedikit ruang bernapas di perangkat keras masa kini. Tidak muluk-muluk, tapi tepat sasaran.

#Tech#Microsoft#Xbox Backward Compatibility PC#Game Klasik#Windows#Game Pass#Berita Gaming
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →