Home Teknologi

Samsung One UI 9.0 Bukan Cuma Update Android 17, Ada Fitur yang Selama Ini Diminta Pengguna Power User

13 Juli 2026 5 min read

Samsung bersiap merilis One UI 9.0 berbasis Android 17 dengan daftar perangkat yang luas dan beberapa fitur yang menarik bagi pengguna yang suka mengutak-atik.

Antarmuka Samsung One UI 9.0 menampilkan desain baru dengan efek glass dan widget yang diperbarui
(Foto: Samsung)

Kalau kamu pengguna Galaxy, mungkin kamu sudah dengar soal One UI 9.0 yang akan datang. Tapi sebelum kamu menganggap ini sekadar update Android 17 dengan bungkus Samsung biasa, ada beberapa hal yang bikin rilis kali ini sedikit berbeda. Samsung tampaknya mulai mendengarkan keluhan pengguna power user, setidaknya untuk beberapa fitur yang selama ini terasa terbatas.

  • Samsung akan mengumumkan One UI 9.0 berbasis Android 17 di Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026, debut bersama Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8.
  • Daftar perangkat yang didukung mencakup Galaxy S series dari S23 ke atas, Z Fold/Flip dari generasi 5, serta beberapa seri A, M, F, dan Tab terbaru.
  • Fitur bubble untuk semua aplikasi, yang sebelumnya cuma tersedia untuk aplikasi chatting, kini hadir berkat Android 17.
  • Beta program sudah berjalan sejak Mei 2026 untuk Galaxy S26 series, dengan peluncuran stabil diperkirakan mulai September 2026.

Siapa saja yang kebagian One UI 9.0?

Samsung belum mengonfirmasi daftar resminya, jadi ini masih berdasarkan kebijakan update yang berlaku sekarang. Tapi kalau melihat polanya, cakupannya cukup luas.

Galaxy S series yang masih didukung mencakup S23 ke atas, termasuk S23 FE. Jadi kalau kamu masih pegang S23 Ultra, kamu aman. Untuk lini lipat, Z Fold 5 dan Z Flip 5 jadi batas bawah. Agak menarik sebenarnya: Galaxy Z Fold Special Edition yang eksklusif di Korea Selatan juga masuk daftar, jadi jangan kaget kalau nanti muncul di daftar resmi.

Di kelas menengah, Galaxy A series yang cukup baru seperti A54, A55, dan A56 tentu masuk. Begitu juga A35, A36, dan A34. Yang menarik, Samsung masih memasukkan A15 dan A16, dua model yang harganya cukup terjangkau. Ini kabar baik buat yang budget-nya terbatas tapi tetap ingin antarmuka terbaru.

Seri Galaxy Tab juga cukup banyak yang kebagian, termasuk Tab S9 FE dan Tab S9 FE+ yang populer di kalangan mahasiswa. Bahkan Tab S6 Lite edisi 2024 juga masih dapat jatah.

Jujur, saya agak skeptis dengan daftar ini sebelum Samsung mengonfirmasi resmi. Biasanya ada beberapa model yang dicoret di menit-menit terakhir. Tapi sebagai gambaran kasar, cakupannya terlihat masuk akal dengan pola update Samsung selama ini.

Kapan rilisnya?

Jadwalnya cukup jelas. Samsung akan mengumumkan One UI 9.0 di Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026, bersamaan dengan peluncuran Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8. Kedua ponsel lipat itu akan jadi perangkat pertama yang menjalankan One UI 9.0 dari box.

Untuk perangkat yang sudah ada di pasaran, peluncuran stabil kemungkinan baru dimulai September 2026. Model-model terbaru seperti Galaxy S26, Z Fold 7, dan Z Flip 7 diperkirakan masuk gelombang pertama. Masuk akal, Samsung biasanya memprioritaskan flagship terbaru mereka.

Beta program sendiri sudah berjalan sejak awal Mei 2026 dan saat ini masih terbatas untuk Galaxy S26 series. Samsung biasanya memperluas beta ke model lain sebelum peluncuran stabil, jadi pengguna flagship lain mungkin tidak perlu menunggu sampai September untuk mencoba.

One UI 9.0 update: New features and upgrades


Tampilan antarmuka Samsung One UI 9.0 dengan fitur dan peningkatan terbaru
One UI 9.0 membawa penyempurnaan desain dan fitur baru berbasis Android 17. (Foto: Samsung)


Sekarang ke bagian yang paling saya tunggu: fitur barunya. Tapi sebelum itu, penting untuk dicatat, Samsung sudah melakukan perubahan desain besar di One UI 8.5, jadi One UI 9.0 secara visual tidak akan terasa revolusioner. Ini lebih ke penyempurnaan.

Salah satu perubahan kecil yang menurut saya paling masuk akal: slider brightness dan volume sekarang lebih tebal dan mengisi bentuk pil sepenuhnya. Buat yang sering frustrasi menggeser slider kecil dengan satu tangan, ini perbaikan yang sudah lama ditunggu. Widget media player di lock screen dan quick panel juga bisa diresize, plus ada animasi waveform yang bergerak mengikuti warna album art, ini mungkin terlihat sepele, tapi buat yang suka detail visual, ini sentuhan yang menyenangkan.

Samsung juga menambahkan efek liquid glass UI yang lebih luas di seluruh antarmuka. Saya belum coba langsung, tapi dari deskripsinya ini semacam efek transparansi dan refleksi yang bikin elemen UI terasa lebih mengilap dan hidup. Efek semacam ini biasanya cukup heavy di GPU, jadi menarik nanti lihat bagaimana dampaknya ke battery life.

Dari sisi Galaxy AI, ada Creative Studio yang sekarang terintegrasi langsung ke aplikasi bawaan. Fungsinya untuk membuat kartu profil personal tanpa perlu buka aplikasi terpisah. Fitur yang niche, memang, tapi buat yang aktif di media sosial atau suka personalisasi, ini bisa menghemat beberapa langkah.

Yang cukup menarik perhatian saya adalah update modul Home Up di Good Lock. Sekarang mendukung multi-finger gestures, misalnya, kamu bisa atur gestur tiga jari untuk langsung mengatur volume, atau gestur spesifik untuk memicu pop-up window. Fitur ini biasanya yang paling diapresiasi pengguna power user, dan sayangnya sering baru muncul belakangan di One UI.

Samsung Browser juga dapat fitur Ask AI yang bisa memberikan jawaban langsung dari halaman web. Ini mirip dengan fitur serupa di browser lain yang menggunakan AI untuk merangkum konten. Praktis buat yang sering membaca artikel panjang, meskipun saya pribadi masih agak skeptis dengan akurasi ringkasan AI untuk konten berbahasa Indonesia.

Apa yang dibawa Android 17?

Karena One UI 9.0 dibangun di atas Android 17, ada beberapa fitur bawaan Google yang ikut hadir. Yang paling signifikan: bubble untuk semua aplikasi.

Selama ini bubble cuma tersedia untuk aplikasi chatting seperti WhatsApp. Dengan Android 17, kamu bisa membuka aplikasi apapun dalam bubble mengambang. Buat yang sering multitasking, misalnya buka kalkulator sambil isi form, atau lihat catatan sambil browsing, ini tambahan yang praktis. Tapi saya penasaran bagaimana Samsung mengadaptasi ini di One UI, mengingat mereka sudah punya sistem pop-up view sendiri.

Fitur lain dari Android 17 adalah contact picker tingkat sistem. Ini memungkinkan kamu memberikan akses ke kontak spesifik saja, bukan seluruh buku telepon. Buat yang peduli privasi, ini cukup penting, terutama mengingat beberapa aplikasi masih minta akses kontak penuh untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.

Google juga meningkatkan adaptabilitas aplikasi di berbagai ukuran layar dengan mencegah developer mengunci orientasi aplikasi. Buat pengguna tablet Galaxy Tab atau perangkat lipat, ini bisa memperbaiki pengalaman dengan aplikasi yang bandel hanya mau landscape atau portrait.

Ketersediaan dan peluncuran

Perlu diingat: Samsung belum mengumumkan apapun secara resmi selain jadwal Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026. Semua daftar perangkat, fitur, dan timeline yang beredar saat ini, termasuk di artikel ini, adalah berdasarkan beta program, pola update sebelumnya, dan kebijakan update yang berlaku sekarang.

Artinya, masih ada kemungkinan perubahan. Biasanya Samsung cukup konsisten dengan daftar perangkat yang mendapat update mayor, tapi kadang ada model spesifik yang ditunda atau dicoret. Kalau kamu berencana mempertahankan Galaxy kamu dalam waktu lama dan update OS jadi pertimbangan, daftar ini bisa jadi acuan lumayan, tapi jangan jadikan patokan mutlak sebelum pengumuman resmi.

Buat yang penasaran dan tidak sabar, beta program kemungkinan akan diperluas ke lebih banyak perangkat sebelum rilis stabil September nanti. Galaxy Unpacked tanggal 22 Juli akan jadi momen yang menentukan, di situlah Samsung biasanya mengungkap detail lengkap One UI 9.0 beserta fitur-fitur yang belum terungkap saat ini.

#Software & OS#Samsung#One UI 9.0#Update#Android 17#Galaxy#Fitur Baru#Antarmuka
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →