Evan Blass baru saja membagikan bocoran yang cukup menarik lewat newsletter-nya. Kali ini giliran Samsung Galaxy Watch 9 yang materi promosinya tersebar sebelum waktunya, dan ada satu detail yang langsung bikin saya berhenti scrolling: logo "Powered by Snapdragon Wear Elite" tercetak jelas di salah satu slide. Ini bukan sekadar nama chip di lembar spesifikasi, tapi konfirmasi visual pertama kalau jam tangan Samsung berikutnya akan pakai otak dari Qualcomm, bukan Exynos buatan sendiri.
- Render promosi Galaxy Watch 9 mengonfirmasi penggunaan chip Snapdragon Wear Elite, menggantikan Exynos W1000 yang dipakai generasi sebelumnya
- Wear Elite dibuat dengan proses 3nm TSMC dan punya NPU khusus untuk AI on-device, pertama di chip wearable Qualcomm
- Bocoran benchmark menunjukkan performa sekitar 50% lebih tinggi dibanding Exynos W1000, meski masih dari unit pre-release
- Tersedia dalam empat pilihan warna: putih, navy, hijau zaitun, dan hitam, masing-masing dengan tali silikon senada
- Peluncuran dijadwalkan 22 Juli di acara Galaxy Unpacked, bareng Galaxy Watch Ultra 2
Chip Baru, Bukan Exynos Lagi, Samsung Galaxy Watch 9 Pakai Snapdragon Wear Elite
Saya sudah cukup lama mengamati perkembangan chip wearable, dan langkah Samsung mengganti Exynos W1000 dengan Snapdragon Wear Elite ini bukan sekadar pergantian pemasok biasa. Ada pergeseran yang lebih mendasar di balik keputusan ini.
Kedua chip sama-sama dibangun di atas proses 3nm, tapi beda dapurnya. Exynos W1000 digarap di foundry Samsung sendiri, sementara Wear Elite dipercayakan ke TSMC. Dalam beberapa tahun terakhir, proses manufaktur TSMC memang punya rekam jejak yang lebih solid dari sisi efisiensi dan konsistensi. Bukan berarti Samsung Foundry buruk, tapi data di lapangan menunjukkan TSMC masih unggul di node yang sama.
Angka benchmark yang bocor ke SamMobile memperlihatkan Wear Elite unggul sekitar 50% dari W1000 di Geekbench. Saya catat dulu: ini masih hasil dari papan uji pre-release, bukan unit final yang sudah dipasang di jam tangan. Tapi yang lebih bikin saya tertarik sebenarnya bukan soal performa mentahnya. Wear Elite adalah chip wearable pertama dari Qualcomm yang punya NPU khusus untuk pemrosesan AI langsung di perangkat. Artinya, fitur seperti smart replies atau AI fitness coaching bisa berjalan tanpa harus nyambung terus ke ponsel.
Buat saya yang sering lari pagi tanpa bawa HP, ini bukan gimmick. Kemampuan on-device AI di jam tangan masih terbatas di banyak model saat ini, dan kehadiran NPU dedicated bisa membuka lebih banyak skenario pakai yang sebelumnya cuma bisa jalan kalau terkoneksi ke smartphone.
Empat Pilihan Warna, Desain Luar Tidak Banyak Berubah
Dari render yang bocor, Galaxy Watch 9 tampaknya mempertahankan bahasa desain yang sudah dikenal dari generasi sebelumnya. Tata letak tombol dan bentuk casing tidak mengalami perubahan berarti. Yang baru adalah pilihan warnanya: putih, navy, hijau zaitun, dan hitam.
Setiap opsi warna punya tali silikon yang senada, jadi tidak ada kombinasi kontras yang aneh. Kalau melihat tren warna smartwatch belakangan, kehadiran hijau zaitun ini cukup menarik perhatian. Warnanya lebih kalem dibanding hijau terang yang kadang terlihat terlalu sporty. Buat yang suka tampilan smartwatch yang lebih subdued tapi tetap punya karakter, opsi ini bisa jadi favorit.
Galaxy Watch 9 Meluncur 22 Juli, Samsung Masih Bungkam
Sampai sekarang Samsung belum memberikan komentar apapun soal materi promosi yang bocor ini. Tapi tanggal yang beredar sudah cukup konsisten dari berbagai sumber: Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 diperkirakan meluncur di acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli.
Buat saya pribadi, pertanyaan besarnya sekarang bukan cuma soal chip baru ini kencang atau tidak. Yang lebih menarik adalah bagaimana Samsung mengintegrasikan NPU Qualcomm ke dalam ekosistem Wear OS dan aplikasi kesehatan mereka sendiri. Kalau eksekusinya matang, Watch 9 bisa jadi lompatan yang cukup berarti, bukan sekadar upgrade tahunan yang isinya peningkatan minor lalu ganti nama. Tapi soal itu, kita baru bisa menilai setelah perangkatnya benar-benar rilis dan ada di tangan.