Home Teknologi

Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz di Harga Rp3 Jutaan, Realme Narzo 100x 5G Punya Kompromi yang Perlu Kamu Tahu

17 Juli 2026 5 min read

Realme Narzo 100x 5G meluncur di India dengan baterai 8.000mAh yang diklaim tahan tiga hari, layar 144Hz, dan chip Dimensity 6300. Tapi ada kompromi di sektor layar yang patut dipertimbangkan sebelum tergiur harganya.

Realme Narzo 100x 5G dalam warna Flash Orange dengan baterai 8.000mAh
(Foto: Realme)

Kalau kamu termasuk yang muak harus ngecas smartphone dua kali sehari, Realme baru saja meluncurkan jawaban yang cukup ekstrem. Mereka memperkenalkan Realme Narzo 100x 5G di India, sebuah smartphone budget yang menggendong baterai 8.000mAh. Angka itu bahkan lebih besar dari beberapa tablet entry-level. Tapi seperti biasa di segmen harga ini, ada kompromi yang bikin saya angkat alis.

  • Realme Narzo 100x 5G resmi meluncur di India dengan baterai 8.000mAh sebagai nilai jual utama.
  • Layar 6,8 inci mendukung refresh rate 144Hz, tapi resolusinya masih mentok di HD+.
  • Ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 dengan RAM hingga 6GB dan penyimpanan sampai 256GB.
  • Harga mulai INR 20.999 (sekitar Rp3,4 jutaan) dan untuk saat ini baru tersedia di pasar India.

Spesifikasi Realme Narzo 100x 5G

  • Tahun Rilis: 2026
  • Layar: 6,8 inci HD+ LCD, 144Hz, kecerahan puncak 1.200 nit
  • Chipset: MediaTek Dimensity 6300
  • RAM: Hingga 6GB
  • Penyimpanan: Hingga 256GB
  • Baterai: 8.000mAh, 45W fast charging, 27W reverse wired charging
  • Kamera Utama: 50MP
  • Kamera Depan: 8MP

Baterai 8.000mAh yang Bikin Kompetitor Melirik

Ini bukan pertama kalinya Realme menyematkan baterai sebesar ini. Tapi di kelas Narzo yang biasanya bermain di harga lebih rendah, kapasitas 8.000mAh terasa seperti langkah yang agresif. Realme mengklaim baterai ini bisa bertahan hingga tiga hari dengan penggunaan normal.

Saya belum mencoba langsung, jadi saya tidak bisa memvalidasi klaim tiga hari itu. Tapi dengan asumsi penggunaan media sosial, streaming video, dan sesekali gaming ringan, baterai sebesar ini seharusnya memang bisa melewati dua hari dengan mudah. Angka 8.000mAh juga berarti kamu bisa mengisi daya perangkat lain via reverse wired charging 27W. Fungsionalitas power bank berjalan ini mungkin berguna dalam situasi darurat, meskipun kecepatannya tidak akan secepat power bank dedicated.

Satu fitur yang menurut saya patut diapresiasi adalah bypass charging. Saat gaming sambil dicas, daya akan langsung dialirkan ke prosesor tanpa melewati baterai. Ini mengurangi panas berlebih dan memperpanjang umur baterai dalam jangka panjang. Fitur ini biasanya hanya ditemukan di smartphone gaming kelas atas, jadi kehadirannya di Narzo 100x 5G cukup mengejutkan.

Layar 144Hz dengan Resolusi yang Bikin Dilema

Di atas kertas, layar 6,8 inci dengan refresh rate 144Hz terdengar menggiurkan untuk smartphone di bawah Rp4 jutaan. Pengalaman scrolling dan animasi akan terasa mulus, dan untuk gaming yang mendukung frame rate tinggi, ini jelas nilai tambah. Kecerahan puncak 1.200 nit juga cukup untuk visibilitas di luar ruangan, setidaknya di atas kertas.

Tapi resolusi HD+ di panel sebesar 6,8 inci adalah kompromi yang cukup terasa. Kerapatan pikselnya tidak akan setajam panel Full HD, dan ini akan kelihatan saat membaca teks kecil atau menonton video resolusi tinggi. Saya paham alasan di balik keputusan ini: resolusi lebih rendah mengonsumsi daya lebih sedikit, yang artinya baterai 8.000mAh bisa bertahan lebih lama. Ini trade-off yang disengaja, bukan sekadar pemangkasan biaya. Tapi tetap saja, di 2026, ekspektasi minimum untuk layar di atas 6,5 inci sudah seharusnya Full HD.

Performa yang Cukup, Bukan untuk Pamer Benchmark

MediaTek Dimensity 6300 adalah chipset yang sudah familiar di segmen ini. Prosesor octa-core dengan proses fabrikasi 6nm ini cukup efisien untuk tugas harian seperti media sosial, streaming, dan multitasking ringan. Dikombinasikan dengan RAM hingga 6GB, saya perkirakan pengalaman navigasi antarmuka akan terasa lancar, terutama dengan bantuan layar 144Hz yang membuat animasi terlihat lebih responsif.

Tapi jangan berharap performa gaming kelas atas. Chipset ini bukan untuk game berat dengan grafis maksimal. Untuk judul seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile di pengaturan menengah, seharusnya masih bisa berjalan mulus. Vapor chamber 5.300mm persegi yang disematkan Realme menjanjikan manajemen panas yang lebih baik saat sesi gaming panjang, dan ini bukan fitur yang umum di harga segini.

Satu hal yang tidak disebutkan secara eksplisit: storage UFS berapa. Di kelas ini, kemungkinan besar masih UFS 2.2, yang artinya kecepatan baca tulis tidak akan secepat smartphone kelas atas. Tapi untuk penggunaan sehari-hari, perbedaannya mungkin tidak terlalu terasa kecuali kamu sering memindahkan file besar.

Desain Tangguh dengan Sertifikasi Militer

Salah satu detail yang mudah terlewat: Realme Narzo 100x 5G mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H dan rating IP untuk ketahanan. Sumber tidak menyebutkan detail IP spesifiknya, tapi biasanya di kelas ini rating yang diberikan adalah IP54 atau IP64. Artinya, smartphone ini punya ketahanan terhadap debu dan cipratan air, yang membuatnya lebih cocok untuk penggunaan outdoor atau pekerja lapangan.

Pilihan warna Flash Orange dan Midnight Black memberi kesan muda dan energik, sesuai dengan target pengguna seri Narzo. Dengan baterai sebesar 8.000mAh, bobot smartphone ini hampir pasti di atas 200 gram. Saya tidak melihat angka pastinya di sumber, tapi jangan harap perangkat ini akan terasa ringan di tangan.

Software Realme UI 7.0 dan Ketersediaan

Narzo 100x 5G menjalankan Realme UI 7.0 berbasis Android 16. Realme UI 7.0 biasanya menawarkan banyak opsi kustomisasi, meskipun kadang masih dibumbui bloatware. Seberapa banyak aplikasi bawaan yang tidak bisa dihapus, saya belum tahu pasti. Tapi ini sudah jadi ciri khas antarmuka Realme yang perlu kamu pertimbangkan kalau kamu tipe pengguna yang suka sistem bersih.

Satu catatan penting: Realme belum memberikan pernyataan resmi tentang ketersediaan global. Untuk saat ini, Narzo 100x 5G hanya dijual di India. Tidak ada indikasi apakah smartphone ini akan mendarat di Indonesia. Kalau kamu berharap bisa membelinya secara resmi dalam waktu dekat, sepertinya harus bersabar atau mempertimbangkan jalur impor dengan segala risikonya, termasuk tidak adanya garansi resmi dan potensi ketidakcocokan band 5G lokal.

Harga Realme Narzo 100x 5G

Dengan baterai 8.000mAh, layar 144Hz, dan build tangguh, harga Narzo 100x 5G terbilang kompetitif di pasar India. Berikut rincian varian dan harganya.

Harga resmi:

  • 4GB/128GB: sekitar Rp3,4 jutaan (INR 20.999)
  • 6GB/128GB: sekitar Rp3,7 jutaan (INR 22.999)
  • 6GB/256GB: sekitar Rp4 jutaan (INR 24.999)

Kalau melihat spesifikasi yang ditawarkan, terutama baterai dan layar 144Hz, harga ini cukup agresif. Tapi perlu diingat, ini adalah harga di India. Kalau masuk Indonesia nanti, ada pajak dan biaya distribusi yang biasanya membuat harga naik 10 sampai 20 persen. Jadi jangan terlalu berharap bisa mendapatkannya di angka yang persis sama.

Realme Narzo 100x 5G adalah smartphone yang sangat fokus pada satu hal: ketahanan baterai. Kalau itu prioritas utamamu, dan kamu bisa menerima resolusi layar yang lebih rendah sebagai konsekuensinya, perangkat ini layak dipantau. Tapi buat saya pribadi, layar HD+ di panel 6,8 inci adalah kompromi yang cukup berat di 2026. Mungkin ini adalah harga yang harus dibayar untuk baterai yang bisa bertahan tiga hari, dan itu adalah kalkulasi yang hanya bisa kamu tentukan sendiri berdasarkan kebutuhanmu.

#Smartphone#realme#Realme Narzo 100x 5G#Peluncuran#Baterai Besar#Smartphone Budget#India#Dimensity 6300
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →