Home Teknologi

Port PS5 Call of Duty Black Ops Cuma 1080p 60Hz, Tanpa 120Hz

11 Juli 2026 5 min read

Dua game klasik Call of Duty: Black Ops hadir di PS5, tapi hanya berjalan di 1080p 60Hz tanpa mode 120Hz. Kualitas visual minim peningkatan, input lag, dan harga yang tinggi membuat port ini terasa mengecewakan.

Banner port Call of Duty Black Ops untuk PS5 yang menampilkan judul game
(Foto: Activision)

Dua game shooter yang sempat jadi primadona di era PS3, Call of Duty: Black Ops 1 dan 2, akhirnya menyentuh PlayStation 5. Tapi jangan buru-buru nostalgia. Setelah ditelusuri oleh para benchmarker, port-nya ternyata sangat mendasar dan jauh dari kata optimal untuk hardware modern Sony. Activision memang tidak pernah menyebutnya sebagai remaster atau remake, jadi mungkin ini sinyal untuk menurunkan ekspektasi sejak awal.

  • Activision merilis Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 untuk PS5 pada Juli 2024 tanpa label remaster atau remake.
  • Kedua game hanya berjalan di resolusi 1080p dengan refresh rate 60Hz, tidak ada mode 120Hz.
  • Harga masing-masing game dibanderol sekitar Rp600.000 (USD 40) tanpa DLC, diskon 50% untuk pelanggan PS Plus hingga 6 Agustus.
  • Kualitas bayangan masih buruk, dan pemain mengeluhkan input lag serta gangguan koneksi di multiplayer.
  • Port straight judul lain di PS5 mampu mencapai 4K dan refresh rate lebih tinggi, membuat port ini terasa jomplang.

Hanya 1080p dan Tidak Ada 120Hz

Digital Foundry memastikan bahwa Black Ops 1 dan 2 di PS5 mentok di resolusi 1080p pada 60 frame per detik. Tidak ada opsi 120Hz meskipun konsol Sony sepenuhnya mendukung output hingga 4K dan refresh rate tinggi. Ini cukup mengecewakan mengingat port straight dari judul lain bisa menyentuh resolusi 4K dan frame rate yang lebih mulus.

Sisi positifnya, dibandingkan versi Xbox yang masih mengandalkan backward compatibility dengan batas 608p yang kusam, pemain PS5 tetap mendapatkan peningkatan visual yang lebih tajam. Tapi itu bukan prestasi yang sulit dicapai, karena peningkatan itu lebih karena faktor platform daripada upaya pengembang.

Kualitas Visual Minim Sentuhan

Selain resolusi yang terbatas, port ini juga mewarisi kekurangan visual aslinya. Kualitas bayangan masih terlihat kurang halus, tanpa ada polesan tekstur atau pencahayaan yang biasanya hadir di port sekelas ini. Padahal, dengan sedikit usaha, Activision bisa memanfaatkan GPU PS5 untuk menghadirkan pengalaman yang lebih layak di tahun 2024.

Ini semakin kontras jika kamu bandingkan dengan port serupa yang bisa menampilkan peningkatan signifikan. Activision tampaknya sengaja tidak mendorong performa di PS5, mungkin agar kinerja di platform Xbox (yang masih dikuasai Microsoft) tidak terlihat terlalu jauh tertinggal.

Input Lag dan Masalah Multiplayer Ikut Mengganggu

Bukan cuma grafis yang bikin frustrasi. Transisi ke PS5 justru memunculkan laporan input lag yang terasa lebih tinggi dari versi asli tahun 2010 dan 2012. Tidak semua pemain mengalaminya, tapi gerakan karakter kadang terasa lebih lamban, yang jelas merusak ritme permainan cepat khas Call of Duty.

Masalah koneksi multiplayer juga mencuat. Meski kabarnya menggunakan server baru, putus koneksi dan masalah matchmaking dilaporkan oleh beberapa pengguna. Bagi game yang mengandalkan pertempuran online, gangguan se-fundamental ini cukup mengganjal.

Harga yang Sulit Diterima untuk Sekadar Port

Satu lagi yang bikin alis terangkat: harga. Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 di PS5 dipatok sekitar Rp600.000 (USD 40) per judul. Itu tanpa DLC. Untuk port 1080p/60Hz dengan peningkatan minim, banderol ini terasa tinggi.

Kritik pedas dari penggemar menyebut ini bentuk kemalasan dan keserakahan. Namun ada sedikit keringanan: pelanggan PlayStation Plus bisa memanfaatkan diskon 50% hingga 6 Agustus, lengkap dengan potongan harga season pass. Jadi kalau kamu benar-benar ingin nostalgia tanpa bayar penuh, manfaatkan periode itu.

Port ini memang bukan bencana total. Dibanding versi Xbox 360 yang hanya bisa dimainkan lewat backward compatibility dengan resolusi rendah, versi PS5 jelas lebih unggul. Tapi dengan potensi hardware PS5 yang seharusnya bisa menghasilkan lebih dari sekadar 1080p/60Hz, sulit melihat ini sebagai rilisan yang memuaskan. Kalau kamu hanya ingin bernostalgia dan bersedia membayar harga diskon, mungkin masih bisa diterima. Tapi untuk investasi penuh tanpa perbaikan berarti, sebaiknya tahan dulu, atau tunggu kalau memang ada versi native Xbox Series X yang lebih layak di masa depan.

#Game#Call of Duty#Black Ops#PS5#Port#1080p#Activision
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →