Saya harus jujur, hal pertama yang terlintas di kepala saya saat melihat angka-angka ini adalah: kok bisa ya sebuah perusahaan sebesar NVIDIA melakukan penyesuaian harga seagresif ini tanpa pemberitahuan resmi? Lini Jetson mereka yang selama ini jadi andalan banyak pengembang untuk proyek edge computing dan AI, tiba-tiba saja mengalami kenaikan harga yang tidak main-main. Tidak ada press release, tidak ada memo, cuma tampilan baru di halaman harga resmi mereka yang berubah begitu saja.
- NVIDIA menaikkan harga seluruh lini Jetson tanpa pernyataan resmi, beberapa modul naik hingga dua kali lipat
- Jetson AGX Thor Developer Kit naik dari sebelumnya setara Rp58,2 jutaan menjadi sekitar Rp91,5 juta
- Kenaikan harga komponen DRAM diduga kuat menjadi pemicu utama lonjakan harga ini
- Beberapa developer kit saat ini tidak tersedia di pasar AS, menimbulkan tanda tanya soal status permanen kenaikan ini
Rincian Kenaikan Harga yang Bikin Melongo
Saya selalu tertarik dengan cara brand hardware mengomunikasikan perubahan harga, dan kali ini NVIDIA memilih jalur yang paling sepi: mengubah angka di situs resmi tanpa penjelasan apapun. Perubahan ini pertama kali ditangkap oleh seorang pembaca di komunitas hardware, dan setelah saya periksa sendiri di halaman resmi mereka, memang angkanya sudah berbeda.
Jetson AGX Thor Developer Kit jadi contoh paling mencolok. Sebelumnya dihargai sekitar Rp58,2 juta (USD 3.499), sekarang melonjak ke Rp91,5 juta (USD 5.499). Itu kenaikan sekitar 57 persen. Sementara itu, Orin Nano Super Developer Kit yang dulunya bisa dibawa pulang dengan sekitar Rp4,1 juta (USD 249), sekarang harus ditebus sekitar Rp6,6 juta (USD 399).
Tapi yang paling bikin saya geleng-geleng kepala adalah nasib modul Jetson Nano. Produk ini sudah berumur, spesifikasinya tidak berubah sedikit pun, tapi harganya naik dari sekitar Rp1,6 juta (USD 99) jadi sekitar Rp3,3 juta (USD 199). Kenaikannya 101 persen, persis dua kali lipat, untuk produk yang sama persis seperti yang dijual tahun lalu.
Dugaan Pemicu dan Ketidakpastian yang Masih Menggantung
NVIDIA belum memberikan pernyataan resmi apapun soal ini. Sikap diam mereka justru membuka ruang spekulasi dari pengamat industri. Dugaan terkuat saat ini mengarah ke lonjakan harga komponen DRAM. Papan Jetson memang sangat bergantung pada memori, dan tekanan di rantai pasok memori global bukan rahasia lagi di kalangan produsen hardware.
Situasinya makin tidak jelas karena beberapa developer kit saat ini tidak tersedia di pasar Amerika Serikat. Apakah kenaikan ini bersifat permanen, atau hanya reaksi sementara terhadap kendala suplai yang terjadi sekarang? Tanpa pernyataan resmi dari NVIDIA, pengembang yang mengandalkan ekosistem Jetson hanya bisa menduga-duga sambil memantau halaman harga yang sewaktu-waktu bisa berubah lagi.