Perdebatan soal seberapa penting refresh rate tinggi di monitor gaming sebenarnya sudah lama berlangsung. Banyak yang merasa di atas 144Hz perbedaannya sudah sulit dirasakan, apalagi dibenarkan secara angka. Tapi LG Display baru saja merilis hasil studi eksperimental yang mencoba menjawab pertanyaan ini dengan data, bukan sekadar opini di forum.
- LG Display merilis studi eksperimental tentang pengaruh refresh rate monitor terhadap performa gaming FPS.
- Studi melibatkan 31 gamer pria dewasa yang bermain pada empat refresh rate: 60Hz, 240Hz, 360Hz, dan 480Hz.
- Akurasi tembakan naik 38% di 480Hz dibandingkan 60Hz, dengan lompatan terbesar terjadi antara 60Hz dan 240Hz.
- Studi ini disponsori sendiri oleh LG Display, sehingga hasilnya perlu disikapi dengan skeptisisme yang sehat.
Lompatan Terbesar Ada di 60Hz ke 240Hz
Data dari studi LG ini menunjukkan bahwa peningkatan win rate paling signifikan terjadi saat berpindah dari 60Hz ke 240Hz. Angkanya cukup besar, akurasi tembakan naik 38% di 480Hz dibandingkan 60Hz, tapi porsi terbesar dari kenaikan itu sudah didapat begitu mencapai 240Hz. Perpindahan dari 240Hz ke 480Hz hanya menambah sekitar 10% lagi.
Ini sebenarnya konsisten dengan apa yang sudah banyak dirasakan gamer kompetitif secara intuitif: lompatan dari 60Hz ke 144Hz atau 240Hz terasa seperti dunia yang berbeda, sementara lompatan berikutnya memberikan diminishing returns. Tapi LG Display menekankan bahwa performa tetap meningkat seiring naiknya refresh rate, tidak mentok di titik tertentu, setidaknya menurut data mereka.
Klaim Keunggulan OLED dan Alasan untuk Skeptis
Yang menarik, LG Display mengaitkan keunggulan ini dengan apa yang mereka sebut sebagai "physical properties OLED". Mereka mengklaim bahwa refresh rate yang lebih tinggi memangkas input lag lebih dari 10 milidetik di 480Hz dibandingkan 60Hz, yang membantu pemain mengunci target yang bergerak cepat dengan lebih presisi. Secara teori, semakin cepat piksel merespons, semakin tajam objek yang bergerak di layar, dan ini bisa berarti perbedaan antara hit atau miss dalam game kompetitif.
Tapi ini juga bagian yang perlu dicermati. Studi ini didanai oleh LG Display sendiri, perusahaan yang jelas punya kepentingan menjual panel OLED dengan refresh rate tinggi. Jadi wajar kalau ada alasan untuk tidak menelan mentah-mentah semua klaimnya.
Ada studi lain yang dilakukan pada 2026 dengan 101 pemain FPS. Studi itu membandingkan 60Hz, 144Hz, dan 360Hz, dan menemukan bahwa pemain memang lebih cepat dan akurat di 144Hz dibandingkan 60Hz. Tapi perbedaannya antara 144Hz dan 360Hz? Tidak signifikan secara statistik. Bedanya, studi ini menggunakan monitor LCD, bukan OLED. Jadi pertanyaan yang belum terjawab adalah: apakah panel OLED benar-benar membuat perbedaan di refresh rate tinggi, atau ini sekadar narasi pemasaran yang dibungkus data internal?
Apa Artinya Buat Kamu yang Sedang Mempertimbangkan Upgrade
Kalau kamu saat ini masih menggunakan monitor 60Hz dan serius bermain game FPS kompetitif, pindah ke 144Hz atau 240Hz sudah bisa memberikan peningkatan yang sangat terasa, baik dari sisi angka maupun pengalaman subjektif. Studi LG ini, meskipun perlu dibaca dengan skeptis, tetap memperkuat konsensus bahwa lompatan terbesar memang ada di rentang itu.
Untuk monitor 360Hz dan 480Hz, manfaatnya masih dalam area diminishing returns, terutama kalau budget jadi pertimbangan utama. Klaim LG tentang keunggulan OLED di refresh rate super tinggi menarik, tapi sampai ada studi independen yang membandingkan panel OLED dan LCD pada refresh rate yang sama, klaim ini masih lebih tepat ditempatkan sebagai hipotesis yang perlu diuji, bukan kebenaran yang sudah final.
Yang jelas, studi ini membuka kembali diskusi yang belum selesai: apakah otak dan refleks manusia benar-benar bisa memanfaatkan refresh rate setinggi itu, atau ada batas biologis yang membuat angka di atas 240Hz lebih banyak bicara soal spesifikasi ketimbang performa nyata di lapangan. Jawabannya mungkin baru akan lebih solid ketika lebih banyak studi independen dengan metodologi terbuka mulai bermunculan.