LG baru saja merilis Gram 16 model 2026 tanpa banyak publikasi. Buat saya, ini tipikal LG, mereka percaya produknya yang bicara. Laptop tipis ini datang membawa beberapa peningkatan dari model 2025 yang sebelumnya mengandalkan prosesor Arrow Lake. Di versi terbaru, LG beralih ke lini Lunar Lake, dan itu artinya efisiensi daya jadi prioritas utama.
- LG Gram 16 2026 menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5 226V dan Core Ultra 7 258V dari jajaran Lunar Lake
- Layarnya panel IPS 16 inci 2560x1600 piksel dengan 99% DCI-P3, bukan OLED seperti seri Pro
- Bobotnya hanya 1.239 gram dengan ketebalan 15,7 mm, dan klaim baterai mencapai 23,5 jam dari baterai 77Wh
- Harga di China untuk varian Core Ultra 5 226V, 16GB RAM, dan 512GB SSD adalah sekitar Rp12,2 jutaan (CNY 7.649), sementara varian Core Ultra 7 258V, 32GB RAM, dan 512GB SSD sekitar Rp15,1 jutaan (CNY 9.499)
Performa Lunar Lake yang Makin Mendekati Seri Pro
LG menyematkan dua pilihan prosesor di Gram 16 2026 ini. Varian Core Ultra 5 226V jadi opsi entry-level dengan grafis terintegrasi Arc 130V, sementara Core Ultra 7 258V punya tenaga grafis lebih tinggi lewat Arc 140V. Kombinasi ini membuat laptop non-Pro ini makin mendekati performa Gram Pro 2025.
Wajar kalau banyak yang membandingkan langsung dengan seri Pro, karena dari sisi prosesor, jaraknya memang tidak terlalu lebar. Bedanya, seri ini tidak dibekali panel OLED, jadi buat yang mengincar kontras tanpa batas, mungkin masih harus naik kelas.
Layar IPS 16 Inci yang Akurat Warna, Tapi Bukan OLED
Laptop ini membawa panel IPS berukuran 16 inci dengan resolusi 2560x1600 piksel dan aspek rasio 16:10. Bukan OLED, iya. Tapi LG mengklaim cakupan warna 99% DCI-P3, yang seharusnya sudah cukup akurat buat kerja profesional. Buat editing foto, desain, atau sekadar nonton film, akurasi warna ini jadi nilai jual utama display-nya.
Yang perlu dicatat, panel IPS memang tidak bisa menyaingi kedalaman hitam OLED. Tapi kalau prioritasmu adalah layar luas yang nyaman dipakai seharian tanpa khawatir isu burn-in, pilihan ini justru lebih realistis untuk penggunaan jangka panjang.
Desain Ringan dengan Janji Baterai Seharian Penuh
Salah satu poin paling mencolok di Gram 16 2026 adalah bobotnya. Di angka 1.239 gram dengan ketebalan 15,7 mm, laptop ini terasa sangat ringan untuk ukuran layar 16 inci. Biasanya laptop sekelas ini gampang bikin punggung pegel kalau dibawa commuting, tapi Gram memang selalu jago di urusan berat.
Kapasitas baterai 77Wh yang ditanamkan juga cukup besar untuk ukuran bodi setipis ini. Menurut klaim LG, pemakaian penuh bisa mencapai 23,5 jam. Tentu angka ini perlu diuji di kondisi riil, tapi melihat kombinasi prosesor Lunar Lake yang hemat daya dan panel IPS non-OLED, potensinya ada di sana.
Port Lengkap dan Harga di Pasar China
Soal konektivitas, LG tidak pelit. Di bodi tipis ini tersedia dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A, dua port USB4, satu HDMI, dan jack audio 3.5 mm. Saya juga melihat indikasi slot microSD di bodinya, meskipun LG tidak menyebutkannya secara eksplisit di materi promosi. Speaker Dolby Atmos dan fitur LG gram Link juga melengkapi keseharian pengguna.
Untuk harga, di China varian Core Ultra 5 226V dengan RAM 16GB dan SSD 512GB dijual sekitar Rp12,2 jutaan (CNY 7.649). Sementara konfigurasi Core Ultra 7 258V dengan RAM 32GB dan SSD 512GB dilepas sekitar Rp15,1 jutaan (CNY 9.499).
LG belum buka detail kapan laptop ini akan rilis di pasar global. Tapi laptopnya sendiri sudah muncul di situs resmi mereka, jadi kemungkinan peluncuran internasional tinggal menunggu waktu. Buat kamu yang selalu pindah tempat kerja dan butuh layar luas dengan bobot sangat ringan, model 2026 ini patut diamati lebih lanjut.