Kalau kamu mengikuti lini ThinkCentre Neo 50q dari Lenovo, mungkin kamu hanya tahu versi Snapdragon-nya. Tapi Lenovo baru saja melakukan sesuatu yang menarik: diam-diam merilis varian Intel Lunar Lake untuk mini PC 1-liter ini di pasar AS. Ini bukan sekadar ganti prosesor biasa, karena kehadiran varian Intel ini membuka opsi bagi pengguna yang butuh performa single-core lebih tinggi atau masih mengandalkan aplikasi x86 yang belum optimal di ARM.
- Lenovo merilis ThinkCentre Neo 50q Gen 6 varian Intel Lunar Lake di AS, melengkapi versi Snapdragon X yang sudah ada sebelumnya.
- Tersedia dalam dua konfigurasi: Intel Core Ultra 5 226V dan Core Ultra 7 256V, keduanya dengan RAM 16GB LPDDR5X-8533 yang tersolder.
- Harga mulai sekitar Rp18,8 jutaan (USD 1.179) untuk varian Core Ultra 5 langsung dari Lenovo AS.
- Form factor ultra-kompak 1-liter dengan dimensi 36,5 x 179 x 182,9 mm dan bobot sekitar 2,39 kg.
Spesifikasi Lenovo ThinkCentre Neo 50q Gen 6 (Intel)
- Tahun Rilis: 2025
- Prosesor: Intel Core Ultra 5 226V atau Core Ultra 7 256V
- RAM: 16GB LPDDR5X-8533 (tersolder)
- Penyimpanan: 512GB SSD (Core Ultra 5) atau 1TB SSD (Core Ultra 7)
- GPU: Intel Arc 130V (Core Ultra 5) atau Arc 140V (Core Ultra 7)
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.1, Gigabit Ethernet
- Dimensi: 36,5 x 179 x 182,9 mm
- Berat: 2,39 kg
Intel Lunar Lake akhirnya mampir ke ThinkCentre Neo
Satu hal yang bikin varian ini menarik adalah kehadiran prosesor Intel Core Ultra 200V series, atau yang lebih dikenal dengan kode Lunar Lake. Lenovo memilih dua opsi: Core Ultra 5 226V dan Core Ultra 7 256V. Keduanya sama-sama prosesor 8-core, tapi beda di clock speed dan kemampuan grafis terintegrasi.
Core Ultra 5 226V punya clock 3,5 GHz sampai 4,5 GHz dengan GPU Arc 130V. Sementara Core Ultra 7 256V melesat lebih tinggi dengan Arc 140V yang lebih mumpuni. Menariknya, keduanya dilengkapi NPU dengan kemampuan 40 TOPS, ini penting buat kamu yang penasaran dengan fitur AI lokal di Windows, seperti Windows Studio Effects atau pemrosesan bahasa alami tanpa harus kirim data ke cloud.
Kenapa ini penting? Karena versi Snapdragon X1-26-100 yang sudah lebih dulu hadir di model yang sama masih punya batasan kompatibilitas di beberapa aplikasi x86. Dengan Lunar Lake, kamu dapat kompatibilitas penuh tanpa lapisan emulasi, plus clock speed yang lebih tinggi untuk tugas-tugas single-threaded.
Desain dan build quality
ThinkCentre Neo 50q Gen 6 tidak berubah secara fisik dari versi Snapdragon. Ini tetap mini PC 1-liter yang bisa disembunyikan di balik monitor atau ditempel ke dinding. Dimensinya 36,5 x 179 x 182,9 mm, kurang lebih seukuran buku hardcover tebal. Bobotnya 2,39 kg, yang lumayan padat untuk ukurannya, menandakan sasis metal yang solid khas lini ThinkCentre.
Saya belum pegang langsung, tapi dari track record lini ThinkCentre, build quality biasanya di atas rata-rata untuk mini PC. Lenovo menargetkan ini untuk bisnis dan enterprise, jadi durability jelas prioritas.
Performa
Performa single-core varian Intel ini hampir pasti mengungguli versi Snapdragon X1-26-100. Di kertas, Core Ultra 5 226V sudah punya clock 4,5 GHz dibanding Snapdragon yang lebih rendah. Buat workload kantoran berat, spreadsheet gede, presentasi kompleks, atau multitasking dengan banyak tab browser, ini bakal terasa lebih responsif.
GPU terintegrasi Arc 130V dan 140V juga bukan sekadar pajangan. Arc 140V di varian Core Ultra 7 cukup untuk pengeditan foto ringan atau playback video 4K tanpa kendala. Tapi jangan harap bisa main game berat, ya. Ini PC produktivitas, bukan konsol mini.
Yang perlu dicatat: RAM 16GB LPDDR5X di sini tersolder. Artinya, kamu tidak bisa upgrade RAM di kemudian hari. Kalau workflow kamu berkembang dan butuh 32GB, lebih baik pertimbangkan matang-matang dari sekarang karena tidak ada slot ekspansi.
Software dan fitur tambahan
Yang paling menonjol secara teknis adalah NPU 40 TOPS yang dibawa Lunar Lake. Ini sejalan dengan spesifikasi minimum Microsoft untuk PC Copilot+. Artinya, ThinkCentre ini siap untuk fitur-fitur AI yang akan makin banyak muncul di Windows 11, seperti Recall, Live Captions real-time, atau efek video yang diproses lokal tanpa membebani CPU utama.
Di luar itu, ini tetap PC Windows biasa. Lenovo biasanya menyertakan beberapa software manajemen seperti ThinkCentre MCP (Management Controller Platform) untuk deployment di lingkungan enterprise. Buat pengguna rumahan, kamu bisa langsung pakai tanpa banyak bloatware berarti.
Port dan konektivitas
Untuk ukuran mini PC, port yang disediakan cukup lengkap. Di depan ada USB-C 10Gbps, USB-A 10Gbps, dan jack audio 3.5mm. Di belakang ada empat USB-A tambahan, HDMI 2.1, DisplayPort 1.4, dan Gigabit Ethernet. Dua output display sekaligus? Bisa, HDMI dan DisplayPort bisa jalan barengan.
Yang agak mengecewakan: konektivitas nirkabel masih Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.1. Di 2025, dengan harga mulai Rp18 jutaan, saya berharap setidaknya Wi-Fi 6E atau bahkan Wi-Fi 7. Wi-Fi 6 masih solid, tapi untuk future-proofing, ini sedikit tertinggal.
Ketersediaan dan peluncuran
ThinkCentre Neo 50q Gen 6 varian Intel ini sudah tersedia di AS langsung dari situs Lenovo. Belum ada informasi resmi soal ketersediaan di Indonesia. Lenovo Indonesia biasanya membawa lini ThinkCentre ke pasar enterprise lokal, tapi timeline-nya sering berbeda beberapa bulan dari rilis global.
Kalau kamu korporat yang sudah punya jalur procurement Lenovo, kemungkinan bisa pesan lebih awal. Buat pembeli ritel, saya sarankan pantau distributor resmi Lenovo di Indonesia atau marketplace authorized partner mereka.
Harga Lenovo ThinkCentre Neo 50q Gen 6 (Intel)
Harga ini untuk pasar AS langsung dari Lenovo, belum termasuk pajak atau ongkos kirim ke Indonesia kalau kamu berniat impor sendiri.
Harga resmi:
- Intel Core Ultra 5 226V, 16GB, 512GB: sekitar Rp18,8 jutaan (USD 1.179)
- Intel Core Ultra 7 256V, 16GB, 1TB: sekitar Rp25,9 jutaan (USD 1.619)
Kehadiran Lenovo ThinkCentre Neo 50q Gen 6 varian Intel ini melengkapi opsi yang sebelumnya hanya tersedia dengan Snapdragon. Buat kamu yang masih perlu kompatibilitas penuh aplikasi x86 tanpa drama emulasi, varian Intel Lunar Lake ini jawaban yang solid. Performa single-core lebih tinggi, GPU terintegrasi yang cukup mumpuni, dan NPU 40 TOPS siap untuk fitur AI masa depan.
Tapi RAM tersolder 16GB adalah kompromi yang perlu dipikirkan baik-baik. Kalau workload kamu ringan sampai menengah, dokumen, browsing, meeting online, ini aman. Kalau kamu mulai menyentuh virtualisasi, pengeditan video, atau data processing yang lebih intensif, keterbatasan RAM ini bisa jadi bottleneck di tahun kedua atau ketiga pemakaian.