Rasanya baru kemarin saya mencermati Lenovo Legion Pro 5 yang mendapat penyegaran prosesor dan GPU. Sekarang giliran kakaknya, Legion 7 16IAX10, yang dapat perlakuan serupa. Tapi ada satu perubahan yang menurut saya cukup penting buat kamu yang sedang mengincar laptop gaming kelas atas: Lenovo mengganti opsi GPU Nvidia GeForce RTX 5070 8GB dengan versi 12GB. Bukan cuma tambahan VRAM, tapi juga prosesor yang lebih bertenaga.
Spesifikasi Lenovo Legion 7 16IAX10 (Varian Terbaru)
- Layar: 16 inci, 1600p, OLED, 240 Hz, 1.100 nits (puncak HDR)
- Prosesor: Intel Core Ultra 9 290HX Plus
- RAM: 32 GB
- Penyimpanan: 1 TB SSD
- GPU: Nvidia GeForce RTX 5070 12 GB
- Baterai:,
- Sistem Operasi:,
Prosesor Baru yang Bikin Perbedaan Tipis Tapi Nyata
Kalau sebelumnya kamu bisa mengonfigurasi Legion 7 16IAX10 dengan Intel Core Ultra 9 275HX, sekarang Lenovo menggantinya dengan Core Ultra 9 290HX Plus. Keduanya masih dari keluarga Arrow Lake HX, tapi berdasarkan pengujian yang saya baca, performa CPU 290HX Plus ini sekitar 7% lebih tinggi. Dalam skenario gaming, selisih itu mungkin tidak akan mengubah pengalamanmu secara drastis. Tapi untuk workload berat seperti rendering atau kompilasi kode, tambahan performa sekecil apapun selalu berarti waktu yang lebih singkat.
VRAM 12GB yang Menjawab Kekhawatiran Gamer
Yang paling mencolok dari penyegaran ini ada di sektor grafis. Sebelumnya, Lenovo hanya menyediakan GeForce RTX 5070 dengan VRAM 8GB. Sekarang, ada opsi dengan 12GB. Buat kamu yang main di resolusi 1600p atau punya kebiasaan modding game dengan tekstur tinggi, tambahan 4GB VRAM ini cukup krusial. Beberapa judul game modern sudah mulai terasa sempit dengan 8GB, apalagi kalau kamu berencana memakai laptop ini untuk tiga sampai empat tahun ke depan.
Yang menarik, selisih harga untuk peningkatan ini ternyata tidak sebesar yang saya kira. Berdasarkan konfigurasi yang tercantum di Amerika Serikat, varian dengan Core Ultra 9 290HX Plus dan RTX 5070 12GB hanya sekitar Rp832.000 (USD 50) lebih mahal dibandingkan konfigurasi Core Ultra 9 275HX dengan RTX 5070 8GB. Dengan selisih harga segitu, memilih yang 12GB terasa seperti keputusan yang mudah.
Layar OLED 240Hz yang Masih Jadi Andalan
Lenovo tidak mengubah sektor layar di varian ini. Masih pakai panel OLED 16 inci resolusi 1600p dengan refresh rate 240 Hz dan kecerahan puncak 1.100 nits dalam mode HDR. Kombinasi ini buat saya pribadi sudah sangat matang untuk gaming dan konsumsi konten. Warna hitam pekat khas OLED dan refresh rate tinggi adalah pasangan yang cocok untuk game kompetitif maupun sinematik. Kecerahannya juga lebih dari cukup untuk dipakai di ruangan yang cukup terang.
Ketersediaan dan Peluncuran yang Masih Abu-Abu
Ini bagian yang bikin saya agak garuk-garuk kepala. Menurut dokumen PSREF Lenovo, hanya pasar tertentu seperti Australia, India, Singapura, dan Amerika Serikat yang dipastikan akan menerima varian baru ini. Meskipun begitu, beberapa situs regional Lenovo mengindikasikan kemungkinan peluncuran global. Artinya, untuk Indonesia, kita masih harus menunggu pengumuman yang lebih jelas. Soal tanggal rilis pastinya pun belum disebutkan.
Harga Lenovo Legion 7 16IAX10 (Varian Baru)
Harga di bawah ini berdasarkan konfigurasi yang saat ini sudah muncul di Amerika Serikat. Belum ada informasi harga resmi untuk pasar Indonesia.
Harga resmi (AS):
- Core Ultra 9 290HX Plus / RTX 5070 12GB / 32GB RAM / 1TB SSD: sekitar Rp51.900.000 (USD 3.139,99), harga resmi Indonesia belum tersedia
Dengan harga yang sudah menembus Rp50 jutaan di Amerika Serikat, Lenovo jelas memposisikan varian ini sebagai laptop gaming premium. Sebagai perbandingan internal, konfigurasi ini sekitar Rp9.100.000 (USD 553) lebih mahal dari varian dasar Legion 7 16IAX10. Namun seperti yang sudah saya singgung, selisihnya dengan varian Core Ultra 9 275HX dan RTX 5070 8GB hanya sekitar Rp832.000 (USD 50). Jadi, kalau nanti varian ini masuk Indonesia, pilihan 12GB VRAM adalah yang paling masuk akal selama budget kamu mencukupi. Saya akan memperbarui informasi ini begitu harga resmi Indonesia tersedia.