Home Teknologi

Kovadex X1 Gabungkan Charger 100W dan Mount Monitor, Tapi Bukan Docking Station yang Kamu Kira

15 Juli 2026 5 min read

Kovadex X1 hadir sebagai charging station 100W yang menyatu dengan dudukan monitor. Sebelum ikut crowdfunding, pahami dulu batasannya: ini bukan docking station.

Kovadex X1 charging station dengan mount monitor dan lampu RGB di meja kerja minimalis
(Foto: Kovadex)

Meja kerja di rumah memang rawan berantakan. Kabel charger, dock, dan stand monitor sering kali berebut tempat. Di titik inilah Kovadex X1 mencoba menawarkan solusi yang berbeda: sebuah charging station 100W yang sekaligus berfungsi sebagai dudukan monitor. Tapi dari pengumuman yang ada, produk ini membawa beberapa catatan yang wajib dicermati sebelum kamu ikut urunan di kampanye crowdfunding-nya.

  • Kovadex X1 adalah charging station 100W dengan mount monitor terintegrasi dan lampu RGB.
  • Mendukung monitor ukuran 17-36 inci dengan bobot maksimal 12 kg, standar VESA 75×75 atau 100×100.
  • Harganya mulai dari USD 159 untuk versi single monitor dan USD 239 untuk dual monitor di tahap crowdfunding.
  • Produk ini bukan docking station; port USB-nya hanya berfungsi untuk mengisi daya, bukan transfer data atau video.

Spesifikasi Kovadex X1

  • Tahun Rilis:,
  • Port: 3× USB-C, 1× USB-A
  • Daya Output Maksimal: 100 W
  • Kompatibilitas Monitor: 17-36 inci, hingga 12 kg, VESA 75×75 atau 100×100
  • Fitur Tambahan: Lampu RGB (80+ mode), 2 permukaan magnetik, manajemen kabel

Charger yang Naik ke Atas Meja, Bukan Sekadar Gimmick

Secara konsep, apa yang ditawarkan Kovadex X1 cukup masuk akal. Alih-alih menaruh charger di lantai atau di sudut meja, perangkat ini jadi bagian dari setup monitor kamu. Dengan kemampuannya menyangga layar hingga 36 inci dan bobot 12 kg, dudukan ini bisa menggantikan stand bawaan monitor yang biasanya hanya bisa dimiringkan (tilt).

Keunggulan ergonomis ini cukup berarti, terutama untuk monitor kelas terjangkau yang stand-nya minim penyesuaian. Tapi perlu diingat, ini bukan lengan monitor yang bisa kamu putar 360 derajat. Fleksibilitasnya ada, tapi tetap dalam batasan sebagai dudukan vertikal yang posisinya bisa disetel.

Desain dan build quality

Dari informasi yang beredar, Kovadex X1 menonjolkan dua hal secara visual: lampu RGB di bagian depan dan permukaan magnetik untuk menempelkan aksesori. RGB-nya sendiri punya lebih dari 80 mode pencahayaan, fitur yang buat sebagian orang jadi nilai tambah, buat yang lain mungkin terasa mengganggu di ruang kerja.

Dua area magnetik di bodinya bisa dimanfaatkan untuk menyimpan benda kecil seperti adapter MagSafe atau alat tulis yang punya elemen logam. Ini ide yang simpel tapi praktis, terutama kalau kamu sering kehilangan barang kecil di antara tumpukan kabel.

Performa pengisian daya

Dengan total output 100W, Kovadex X1 cukup bertenaga untuk mengisi laptop sekaligus beberapa perangkat lain. Konfigurasi tiga USB-C dan satu USB-A memberikan fleksibilitas untuk berbagai gadget modern. Tapi jangan keliru: keempat port ini murni untuk charging. Tidak ada kemampuan transfer data atau output video lewat USB-C di sini.

Ini titik yang paling penting dicatat. Kalau kamu mencari dock yang bisa menghubungkan monitor eksternal sekaligus mengisi daya laptop, Kovadex X1 tidak dirancang untuk itu. Fungsinya murni sebagai power hub yang kebetulan bisa menyangga layar, bukan pengganti docking station.

Manajemen kabel dan kepraktisan

Salah satu klaim Kovadex adalah kemampuan manajemen kabel yang lebih rapi. Karena posisinya yang berada tepat di bawah monitor, jalur kabel dari charger ke perangkat di atas meja bisa lebih pendek dan tersembunyi. Ini detail kecil yang sering luput, padahal bisa mengubah estetika seluruh setup meja kerja.

Untuk penggunaan sehari-hari, desain ini paling cocok buat kamu yang meja kerjanya dipasangi satu monitor dan tidak butuh hub data yang kompleks. Kalau kamu tipikal pengguna yang hanya perlu ngecas MacBook, iPhone, dan AirPods dalam satu tempat, tawaran Kovadex X1 jadi lebih menarik.

Ketersediaan dan peluncuran

Kovadex X1 meluncur lewat platform crowdfunding, bukan pre-order konvensional di toko retail. Artinya, ada risiko finansial yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Produk mungkin terlambat dikirim, spesifikasi bisa berubah, atau dalam skenario terburuk, kampanyenya gagal terpenuhi.

Untuk saat ini, belum ada informasi kapan produk ini akan masuk ke jalur distribusi reguler atau tersedia di pasar Indonesia. Kalau kamu tertarik, mencermati syarat pengiriman dan kebijakan refund dari penyelenggara kampanye jadi langkah wajib sebelum menekan tombol back.

Harga Kovadex X1

Harga berikut adalah harga crowdfunding, yang biasanya lebih rendah dari harga retail nantinya, dengan catatan kampanyenya berhasil.

Harga crowdfunding:

  • Versi single monitor: sekitar Rp2.540.000 (USD 159)
  • Versi dual monitor: sekitar Rp3.820.000 (USD 239)

Kovadex X1 mencoba menyelesaikan masalah yang nyata: meja kerja berantakan karena terlalu banyak aksesori yang berdiri sendiri. Dengan menggabungkan charger 100W dan dudukan monitor, produk ini bisa menghemat ruang dan mengurangi kabel yang berseliweran.

Tapi ekspektasi harus dikelola sejak awal. Ini bukan docking station, bukan juga lengan monitor yang super fleksibel. Kalau kebutuhanmu sederhana, satu monitor, beberapa gadget yang perlu diisi daya, dan keinginan untuk meja yang lebih rapi, konsep Kovadex X1 layak dipertimbangkan. Hanya saja, statusnya yang masih di tahap crowdfunding membuat keputusan untuk membeli tidak bisa seringan klik "Add to Cart" di e-commerce biasa.

#Kovadex X1#charging station#monitor mount#Crowdfunding#aksesori meja#Kovadex#pengisian daya#Kickstarter
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →