Memotret dengan film 35mm memang sedang naik daun lagi. Tapi, buat yang baru mau mulai, banderol harga dan kurva belajar kamera SLR lawas bisa bikin ciut nyali. Melihat celah itu, Reto menghadirkan jawaban lewat Kodak EC35. Saya lihat ini sebagai kamera point-and-shoot yang mewarisi kesederhanaan kamera sekali pakai, namun dikemas dalam bodi yang bisa dipakai berulang kali. Harganya? Sangat masuk akal.
- Kamera film 35mm saku dengan desain sederhana ala kamera sekali pakai, dibanderol sekitar Rp575.000 (USD 35).
- Dibekali lensa 25mm, bukaan f/10, dan kecepatan rana 1/100 detik, tanpa setelan rumit.
- Punya penutup lensa geser yang sekaligus berfungsi sebagai kunci rana mekanis.
- Tersedia dalam tujuh pilihan warna dan opsi bundling dengan satu rol film seharga sekitar Rp740.000 (USD 45).
Bodi Ringkas dengan Kunci Rana yang Praktis
Satu detail yang langsung bikin saya lega adalah penutup lensa gesernya. Mekanismenya bukan cuma melindungi lensa dari goresan saat disimpan asal di dalam tas, tetapi juga mengunci rana secara mekanis. Artinya, saya bisa melempar kamera ini ke saku jaket atau ransel tanpa was-was jari tidak sengaja memencet tombol dan menghabiskan satu frame percuma. Fungsionalitas sederhana yang justru krusial buat kamera harian.
Tanpa Beban Pengaturan, Tinggal Bidik dan Jepret
Buat saya, yang kadang malas berkutat dengan putaran diafragma dan kecepatan rana, EC35 ini menawarkan kemerdekaan. Semua pengaturannya sudah paten: lensa 25mm, bukaan lensa f/10, dan kecepatan rana 1/100 detik. Tidak ada yang perlu diutak-atik. Cukup bidik, jepret, dan lanjutkan momenmu. Ketika cahaya kurang bersahabat atau sedang berada di dalam ruangan, ada lampu kilat bawaan yang ditenagai satu baterai AA untuk membantu penerangan. Praktis.
Dari segi penampilan, kamera ini tidak hadir dengan warna hitam membosankan saja. Reto menyediakan tujuh pilihan warna: Midnight Black, Vanilla White, Butter Yellow, Lavender, Powder Blue, Blush Pink, dan Avocado. Untuk pemula yang benar-benar ingin langsung pakai tanpa repot cari film, tersedia juga paket bundling seharga sekitar Rp740.000 (USD 45) yang sudah mencakup satu rol Kodak Ultramax 400 di dalam kotaknya.
Saudara Digital: Kodak Charmera yang Mungil
Masih di kisaran harga yang sama, Reto juga baru saja merilis kamera lain bernama Kodak Charmera. Kalau EC35 sepenuhnya analog, Charmera mengambil jalur berbeda sebagai kamera digital mungil seukuran gantungan kunci. Dimensinya cuma 58 x 24,5 x 20 mm. Di dalamnya ada sensor CMOS 1,6MP yang dipasangkan dengan lensa 35mm f/2.4. Hasil jepretan berformat JPEG dengan resolusi 1440 x 1080 akan tersimpan ke kartu microSD eksternal. Urusan daya, kamera ini mengandalkan baterai internal 200mAh yang diisi ulang lewat port USB-C.
Dari apa yang saya baca, kamera ini jelas menyasar mereka yang bosan dengan kesempurnaan digital dan ingin pengalaman analog yang langsung, tanpa repot. Cocok untuk pemula yang ingin merasakan ketegangan dan kejutan khas roll film tanpa harus investasi mahal di awal, namun kurang ideal buat yang ingin kontrol penuh atas tajam tidaknya gambar atau detail teknis kompleks.