Beberapa bulan terakhir ini cukup ramai dengan kemunculan bocoran APU AMD Zen 6 dari lini Medusa Point di Geekbench. Prosesor yang diperkirakan meluncur tahun depan ini kembali menampakkan diri, dan kali ini skornya lebih tinggi dari semua penampakan sebelumnya. Informasi ini datang dari akun Twitter @9550pro yang cukup rajin membagikan data teknis dari database benchmark.
- Engineering sample AMD Zen 6 Medusa Point kembali terlihat di Geekbench dengan konfigurasi 10-core (4 Zen 6 + 6 Zen 6c).
- Skor single-core naik 5% dan multi-core melonjak 10% dibandingkan listing kebocoran sebelumnya.
- Masih tertinggal dari Apple M5 10-core di skor multi-core, meski selisihnya mulai bisa dipersempit.
Konfigurasi 10-Core Hybrid dan Skor Benchmark Terbaru
Sama seperti kebocoran sebelumnya, prosesor engineering sample ini membawa identitas yang tidak berubah. Di dalamnya ada 10 core yang dipadukan dari empat core performa (kemungkinan besar arsitektur Zen 6) dan enam core efisiensi (kemungkinan Zen 6c).
Yang menarik adalah kecepatan clock-nya. Base clock masih bertahan di angka 2,0 GHz, namun kecepatan maksimum yang tercatat sekarang sedikit naik ke 2.152 MHz. Ini bukan lompatan besar, tapi kenaikan kecil begini di tahap engineering sample biasanya jadi sinyal kalau proses validasi dan tuning sedang berjalan.
Dalam tes Geekbench 6, sampel ini mencatatkan skor 3.329 poin untuk performa single-core dan 16.555 poin di multi-core. Kalau dibandingkan dengan bocoran sebelumnya, ada peningkatan sekitar 5% di single-core dan nyaris 10% di multi-core. Lumayan signifikan untuk sebuah revisi sampel yang sama.
Posisi Zen 6 Melawan Ryzen AI Gorgon Point dan Apple M5
Biar lebih ada bayangan, APU Ryzen AI 9 465 Gorgon Point milik AMD saat ini, yang juga mengusung 10 core berbasis arsitektur Zen 5, biasanya mentok di sekitar 2.900 poin single-core dan 14.600 poin multi-core. Artinya, lompatan dari Zen 5 ke Zen 6 yang masih berbentuk engineering sample ini sudah cukup terasa.
Tapi persaingan sesungguhnya bukan dengan kakaknya sendiri. Apple M5 dengan konfigurasi 10-core yang dipakai di MacBook Air (saat ini dibanderol sekitar Rp19,7 jutaan di Amazon untuk USD 1.255) masih jadi patokannya. M5 sanggup menyentuh 17.200 poin di multi-core, masih unggul cukup jauh dari Medusa Point. Setidaknya untuk saat ini.
Saya belum bisa bilang ini bakal jadi chip yang mendominasi, karena hasil benchmark engineering sample memang jarang jadi cerita final. Tapi kalau melihat peningkatan antara dua kebocoran ini saja sudah cukup terasa, kemungkinan masih ada ruang peningkatan performa sebelum peluncuran resminya nanti tahun depan. Selisihnya dengan M5 mungkin bisa semakin tipis.