Home Teknologi

Bos Take-Two Kembali Singgung Jadwal Rilis GTA 6, Tapi Kok Masih Pakai Kata Rencana

19 Juli 2026 5 min read

CEO Take-Two Strauss Zelnick menegaskan GTA 6 masih meluncur sesuai rencana musim gugur 2025, meski pilihan katanya belum bisa menghapus spekulasi penundaan.

Ilustrasi pertemuan ruang dewan dengan logo GTA 6 yang menandakan pembahasan strategis Take-Two Interactive.
(Foto: Rockstar Games)

Saya paham kenapa banyak yang deg-degan. Setiap kali bos Take-Two, Strauss Zelnick, buka suara soal GTA 6, kita semua langsung pasang telinga. Kali ini, dalam suratnya ke pemegang saham menjelang rapat tahunan 17 September nanti, Zelnick kembali menegaskan satu hal: tanggal rilis GTA 6 masih sesuai rencana awal.

Tapi ada satu diksi kecil yang bikin alis saya terangkat. Ia memilih kata "planned" atau "direncanakan" saat merujuk jadwal Fall 2025 untuk game yang paling ditunggu sejagat ini. Kata itu memang tidak otomatis berarti molor, tapi di telinga penggemar yang sudah haus informasi, bunyinya jadi sedikit ambigu.

  • Take-Two memproyeksikan tahun fiskal 2027 sebagai titik balik besar berkat GTA 6.
  • Kata "rencana" dipilih secara hati-hati oleh CEO untuk pernyataan resmi ke SEC, bukan sinyal penundaan.
  • GTA Online masih jadi mesin uang yang pertumbuhannya melampaui ekspektasi perusahaan.

Proyeksi finansial ambisius dan arti di balik pilihan kata

Dalam suratnya, Zelnick melukiskan tahun fiskal 2027 sebagai “titik belok besar” buat Take-Two. Jelas, ini bukan sekadar bualan korporat. Mereka menggantungkan proyeksi arus kas operasional yang menembus lebih dari Rp16,3 triliun (USD 1 miliar) pada sederet “pengalaman hiburan yang mendobrak,” dan GTA 6 di 19 November (jika tak ada aral) adalah ujung tombaknya.

Sekarang soal kata “rencana” tadi. Saya rasa kita perlu sedikit menahan diri sebelum ikut panik. Para CEO memang harus super hati-hati dalam setiap surat ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Bahasa mereka harus presisi, tidak boleh overpromise. Jadi, meskipun kita belum dapat trailer ketiga dan strategi marketing Rockstar terasa lambat banget, belum ada bukti konkret yang menunjukkan jadwalnya berubah.

GTA Online jadi jaring pengaman yang makin tebal

Andai skenario terburuk terjadi dan GTA 6 benar-benar mundur, Take-Two sepertinya tidak akan panik. Kenapa? Karena GTA Online masih rajin mencetak uang. Zelnick menyebut kalau performa mode daring ini terus “melampaui ekspektasi secara signifikan.” Salah satu kunci suksesnya adalah update bertajuk A Safehouse in the Hills yang dirilis Desember 2025 lalu, yang ia sebut sebagai salah satu ekspansi paling sukses.

Di luar update konten, layanan berlangganan GTA+ juga terus merangkak naik jumlah anggotanya. Ini penting karena model langganan dan pembelian dalam game akan jadi tiang penyangga pendapatan jangka panjang, bahkan setelah GTA 6 nanti sudah dirilis. Zelnick sendiri belum menyentil soal kapan mode online untuk GTA 6 akan hadir, tapi melihat pola ini, saya yakin layanan daring GTA 5 tidak akan langsung dimatikan begitu saja.

Yang masih jadi tanda tanya besar adalah angka pasti dari pre-order GTA 6. Seberapa laris? Zelnick memilih bungkam. Tapi mungkin kita akan mendengar bocoran resmi pertamanya saat panggilan pendapatan tanggal 7 Agustus nanti. Siapa tahu di momen itu mereka akhirnya kasih kita trailer baru, biasanya Rockstar suka melempar kejutan tepat sebelum rapat investor.

#Tech#Gaming#Take-Two Interactive#GTA 6#GTA Online#Berita Gaming#Strauss Zelnick#Rockstar Games
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →