Home Teknologi

HMD XploraOne Neo Bocor: Layar Lebih Besar dan Baterai 2000 mAh, Tapi RAM Masih 64MB

15 Juli 2026 5 min read

Penerus ponsel anak XploraOne bocor dengan layar lebih besar 3.5 inci dan baterai 2.000 mAh. RAM 64MB dan RTOS Touch dipertahankan, plus kontrol orang tua lewat aplikasi Xplora Guardian.

Render bocoran HMD XploraOne Neo dengan case warna-warni
(Foto: HMD)

Bocoran perangkat HMD kembali bermunculan. Kali ini bukan soal ponsel fitur murah atau smartphone Android Go, melainkan penerus ponsel khusus anak-anak, HMD XploraOne Neo. Perangkat ini tampaknya disiapkan sebagai pembaruan dari XploraOne yang sudah lebih dulu hadir, dengan sejumlah peningkatan yang cukup masuk akal untuk target penggunanya, tapi juga menyisakan satu dua hal yang bikin saya garuk kepala.

  • HMD XploraOne Neo adalah penerus ponsel anak XploraOne, bocor lewat unggahan leaker smashx_60.
  • Layar membesar ke 3.5 inci dan baterai sedikit lebih lega di 2.000 mAh.
  • RAM 64MB dan storage 128MB, bisa ditambah microSD hingga 32GB, masih pakai RTOS Touch bukan Android.
  • Satu warna hitam saja, tapi ada opsi case warna-warni, plus rating IP54 untuk ketahanan debu dan cipratan air.

Spesifikasi HMD XploraOne Neo

  • Tahun Rilis:,
  • Layar: 3.5 inci, LCD
  • Chipset:,
  • RAM: 64MB
  • Penyimpanan: 128MB (ekspansi microSD hingga 32GB)
  • Baterai: 2.000 mAh
  • Kamera Utama: 2MP
  • Kamera Depan:,

Peningkatan kecil yang sebenarnya cukup berarti

Dibanding XploraOne sebelumnya, layar di Neo ini naik dari 3.2 inci ke 3.5 inci. Bukan lompatan revolusioner, tapi buat anak-anak yang jarinya masih mungil dan matanya belum terbebani standar flagship, tambahan 0.3 inci ini bisa bikin navigasi terasa lebih lega. Panel LCD-nya tentu bukan AMOLED, tapi untuk ponsel di kategori ini, itu ekspektasi yang wajar.

Yang lebih saya perhatikan justru baterainya. Dari 1.950 mAh ke 2.000 mAh memang cuma nambah 50 mAh, tapi ini dikombinasikan dengan layar yang lebih besar. Artinya, HMD setidaknya berusaha menjaga daya tahan baterai tetap di level yang sama, atau mungkin sedikit lebih baik jika chipset yang dipakai nanti lebih efisien. Sejauh ini belum ada bocoran prosesor, tapi XploraOne sebelumnya pakai Unisoc T127 single-core 1GHz, jadi ekspektasi saya tidak akan jauh-jauh dari situ.

Soal RAM dan penyimpanan, inilah bagian yang paling bikin saya geleng-geleng. 64MB RAM dan 128MB storage di 2024? Bahkan untuk ponsel anak-anak, angka ini terasa pelit. Ponsel ini tidak menjalankan Android penuh, melainkan RTOS Touch, sistem operasi ringan yang memang tidak butuh sumber daya besar. Tapi tetap saja, slot microSD hingga 32GB jadi penyelamat, terutama kalau anak mulai menyimpan foto hasil jepretan kamera 2MP atau video singkat.

Konektivitas dan kontrol orang tua

Dukungan LTE dan eSIM jadi nilai tambah yang menarik. eSIM di ponsel anak masih jarang, dan ini bisa memudahkan orang tua untuk aktivasi tanpa perlu repot dengan kartu SIM fisik. Ada Bluetooth 5.0, USB-C (akhirnya), jack audio 3.5mm, GPS, Wi-Fi, dan kemampuan jadi hotspot. Cukup lengkap untuk sebuah perangkat yang target utamanya adalah komunikasi dasar dan pelacakan lokasi.

Omong-omong soal pelacakan, HMD masih mengandalkan aplikasi Xplora Guardian seperti di model sebelumnya. Orang tua bisa memantau penggunaan ponsel dan lokasi anak. Aplikasi semacam ini sudah jadi standar di ponsel anak, dan selama implementasinya rapi, ini bisa jadi nilai jual utama. Sistem operasi RTOS Touch juga disebut mendukung peta, panggilan video, dan aplikasi berbasis cloud, meskipun saya penasaran seberapa mulus pengalaman panggilan video di RAM 64MB.

Desain dan build quality

Hanya ada satu warna: hitam. Tapi jangan bayangkan hitam polos yang membosankan dulu. Bocoran gambar memperlihatkan case dengan berbagai warna dan corak yang bisa dipasang sesuai selera anak. Strategi ini cukup pintar, ponsel tetap murah diproduksi karena satu varian warna, tapi personalisasi tetap bisa dilakukan lewat aksesori.

Rating IP54 juga cukup melegakan. Bukan tahan rendam, tapi tahan debu dan cipratan air. Masuk akal untuk perangkat yang akan dipakai anak-anak dengan segala tingkah polahnya yang kadang kurang hati-hati. Setidaknya, hujan gerimis atau tumpahan air minum tidak akan langsung jadi malapetaka.

Ketersediaan dan peluncuran

Sampai sekarang belum ada informasi soal kapan XploraOne Neo akan dirilis atau berapa banderol harganya. Yang cukup pasti, seperti XploraOne sebelumnya, perangkat ini sepertinya tidak akan dijual langsung oleh HMD, melainkan melalui Xplora dan toko-toko rekanannya. Buat saya ini detail yang penting, saluran distribusi khusus kadang bikin aksesori dan dukungan purnajual lebih terfokus, tapi juga bisa berarti ketersediaan yang lebih terbatas dibanding ponsel yang dijual massal.

XploraOne Neo tidak mencoba menjadi smartphone, dan itu keputusan yang tepat untuk target penggunanya. Spesifikasi rendah bukan kelemahan fatal selama sistem operasinya memang dirancang untuk itu. Yang jadi pertanyaan besar: apakah harga nanti akan mencerminkan perangkat keras yang jujur ini, atau justru melambung karena fitur keamanan anak dan branding eksklusif? Satu hal yang pasti, buat orang tua yang hanya ingin alat komunikasi sederhana dengan kontrol ketat, bocoran ini layak dicatat dulu sambil menunggu pengumuman resmi.

#Ponsel Anak#HMD#XploraOne Neo#Bocoran#Spesifikasi#Feature Phone
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →