Home Teknologi

Mantan Produser Rockstar Ungkap GTA 6 Kemungkinan Sulit Tembus 60 FPS Stabil di Konsol

24 Juli 2026 5 min read

Mantan produser Rockstar berbagi pandangan jujur soal kemungkinan GTA 6 yang tidak akan mencapai 60 FPS stabil di konsol saat peluncuran, sejalan dengan analisis teknis dari Digital Foundry.

Suasana malam GTA 6 dengan karakter Lucia dan Jason yang menjadi pusat cerita, memperlihatkan detail dunia terbuka yang padat.
(Foto: Rockstar Games)

Jujur, saya termasuk yang cukup skeptis tiap kali rumor performa game next-gen mulai beredar. Ketika banyak yang yakin GTA 6 bakal mulus di 60 FPS sejak hari pertama rilis, saya malah mengingat-ingat lagi rekam jejak Rockstar. Dan ternyata, firasat saya tidak sendirian. Seorang mantan produser yang pernah menggarap GTA 5 dan Red Dead Redemption akhirnya buka suara soal ini, dan katanya, mending kita mulai atur ekspektasi dari sekarang.

  • Target 60 FPS di konsol mungkin tidak sepenuhnya realistis saat peluncuran, menurut mantan produser Rockstar John Ricchio.
  • Rockstar secara historis lebih mengutamakan kualitas visual dan kepadatan dunia ketimbang frame rate tinggi.
  • Bottleneck utama justru ada di CPU, bukan GPU, termasuk untuk PS5 Pro, sehingga mode 40 FPS dianggap lebih masuk akal oleh para analis.
  • Mode story dan GTA Online kemungkinan bisa diunduh terpisah untuk menghemat ruang penyimpanan, memicu spekulasi penjualan standalone.

Rumor 60 FPS Vs Kenyataan Mesin Generasi Sekarang

Di podcast Kiwi Talkz bersama Reece Reilly, John Ricchio menyampaikan pandangannya secara terus terang. Dia menekankan satu hal yang sering terlupakan: skala dan ambisi teknis GTA 6 itu tidak main-main. Mempertahankan frame rate tinggi dan stabil di perangkat keras konsol saat ini, dengan segala simulasi padat yang dijanjikan trailer, bukan perkara gampang. Jadi, rumor mode performa 60 FPS yang sudah berembus beberapa waktu terakhir perlu disikapi dengan hati-hati.

Menurut Ricchio, dilema klasik antara grafis memukau dan performa kencang akan kembali terjadi. Dari pengalamannya, Rockstar hampir selalu memilih untuk memaksimalkan fidelitas visual dan kepadatan objek di dunia mereka. Ini bukan soal malas optimasi, tapi lebih ke pilihan sadar: mereka tidak ingin mengorbankan detail kota yang hidup hanya demi mengejar angka frame rate yang lebih tinggi. Buat saya pribadi, ini cukup masuk akal mengingat Red Dead Redemption 2 di PS4 dulu juga dikunci 30 FPS dan tetap terlihat luar biasa.

CPU Jadi Tersangka Utama, Bukan Sekadar GPU

Beberapa waktu sebelumnya, analisis dari Digital Foundry sudah lebih dulu mengarah ke kesimpulan yang sejalan. Mereka menyoroti bahwa tuntutan simulasi dunia terbuka GTA 6 yang masif, lalu lintas padat, fisika kendaraan dari mobil, kapal, hingga pesawat, jauh lebih menyiksa CPU daripada GPU. Di sinilah letak masalahnya. Meskipun PS5 Pro menawarkan peningkatan signifikan di sisi grafis, kecepatan prosesornya hanya sedikit lebih ngebut dari PS5 standar.

Digital Foundry bahkan menyebut mode 40 FPS sebagai target yang lebih realistis, bahkan untuk konsol terbaru Sony itu. Bukan 60 FPS penuh seperti yang banyak diharapkan orang. Saya rasa, buat gamer yang sensitif dengan stuttering atau frame pacing tidak konsisten, 40 FPS yang stabil justru bisa terasa lebih nyaman daripada 60 FPS yang naik-turun.

GTA Online Siap Dipisah dari Cerita Utama?

Di tengah perdebatan performa, muncul satu detail menarik dari listing Xbox Store awal pekan ini. Indikasinya, story mode GTA 6 dan GTA Online kemungkinan akan hadir sebagai unduhan terpisah. Ini bisa jadi solusi praktis buat kita yang mulai pusing melihat sisa storage konsol, setelah selesai main cerita, kita bisa hapus bagian campaign tanpa kehilangan akses ke mode online-nya.

Tentu saja, pemisahan ini langsung memunculkan spekulasi liar. Banyak yang menduga Rockstar akhirnya akan menjual GTA Online secara standalone suatu saat nanti, seperti yang mereka lakukan dengan Red Dead Online. Untuk sekarang, Rockstar masih bungkam soal kemungkinan tersebut. Tapi kalau benar terjadi, ini bisa mengubah peta bisnis game live-service mereka secara signifikan.

Yang jelas, dengan semua tanda tanya soal performa dan strategi distribusi ini, kita hanya bisa menunggu konfirmasi resmi. Sementara itu, mungkin tidak ada salahnya mulai membiasakan diri dengan kenyataan bahwa 30 FPS di konsol bukanlah akhir dunia, apalagi kalau visual yang ditawarkan benar-benar next-gen.

#Tech#Game#Rockstar Games#GTA 6#Konsol#Berita#Performa Game#PlayStation 5
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →