Hampir setahun setelah Bigme B6 Color meluncur dengan layar E Ink berwarna, versi hitam putihnya akhirnya menyusul. Perangkat ini sebelumnya sudah sempat diperkenalkan secara global awal tahun ini, dan sekarang resmi tersedia di pasar China. Buat saya, ini langkah yang menarik karena pembaca di segmen e-reader seringkali terbelah antara kebutuhan warna dan ketajaman teks monokrom. Bigme sepertinya mencoba mengakomodasi keduanya tanpa membuat lini produk yang terlalu membingungkan.
- Bigme B6 versi hitam putih kini tersedia di China lewat JD.com dengan banderol sekitar Rp2 jutaan sebelum pajak.
- Spesifikasi inti identik dengan versi warna: layar 6 inci 300 PPI, prosesor MediaTek octa-core, RAM 4GB, memori 64GB, dan baterai 2.100mAh.
- Sistem operasi Android 14 langsung terpasang, plus dukungan Wi-Fi dual-band, Bluetooth, speaker, dan mikrofon.
- Versi warna secara diam-diam mendapat varian lebih murah dengan RAM 2GB dan penyimpanan 32GB, dijual di Amazon.
Sepesifikasi Utama Bigme B6 Hitam Putih yang Mirip Versi Warna
Kalau bicara soal dapur pacunya, tidak banyak kejutan di sini. Bigme B6 edisi monokrom mengusung layar 6 inci beresolusi 300 PPI yang rata dengan bingkai. Ini bukan panel cekung yang kadang bikin debu gampang nyelip di sudut-sudut layar. Permukaannya matte dengan lapisan anti-silau, plus pencahayaan depan (front light) yang bisa diatur hangat-dinginnya. Buat saya yang sering baca sebelum tidur, kombinasi ini nilai plusnya tinggi.
Di dalamnya ada prosesor octa-core MediaTek yang ditemani RAM 4GB dan penyimpanan 64GB. Kalau itu masih kurang, tersedia slot microSD yang sanggup menampung kartu hingga 1TB. Kapasitas baterainya 2.100mAh, diisi ulang lewat USB-C. Konektivitasnya mencakup Wi-Fi dual-band dan Bluetooth, sementara kehadiran speaker serta mikrofon membuat perangkat ini lebih fleksibel untuk buku audio atau catatan suara.
Menurut informasi resmi dari Bigme, perangkat langsung menjalankan Android 14 begitu dinyalakan. Bagi saya yang gemar mengutak-atik aplikasi baca pihak ketiga, ini kabar baik. Tidak perlu lagi berurusan dengan ekosistem tertutup yang membatasi pilihan.
Harga dan Ketersediaan di China
Di situs internasional Bigme, edisi hitam putih ini dipatok seharga Rp2,8 jutaan (USD 179) di luar pajak. Namun di China, angkanya jauh lebih menarik. Di JD.com, banderolnya sekitar Rp2 jutaan (CNY 899). ITHome juga mencatat di beberapa wilayah bisa lebih rendah lagi, sekitar Rp1,97 jutaan (CNY 854,05) setelah diskon.
Pilihan warnanya hanya putih. Tapi Bigme menyediakan casing magnetik berbahan kulit dalam beberapa warna, jadi tidak sepenuhnya monoton. Menurut saya, strategi harga seperti ini masuk akal untuk bersaing di pasar domestik China yang sudah penuh pemain e-reader lokal dengan harga agresif.
Varian Warna Lebih Murah Muncul Diam-Diam
Satu hal yang bikin saya mengernyit: Bigme B6 Color ternyata punya versi lebih murah yang tidak diumumkan secara resmi. Varian ini sudah bisa dibeli di Amazon seharga sekitar Rp2,6 jutaan (USD 165,97). Spesifikasinya turun di RAM menjadi 2GB dan penyimpanan 32GB. Sebagai perbandingan, versi 4GB/64GB dijual di situs Bigme seharga Rp2,8 jutaan (USD 179) tanpa pajak atau sekitar Rp3 jutaan (USD 194) termasuk pajak.
Cukup aneh karena varian ini absen dari situs internasional Bigme maupun situs China-nya. Tidak ada siaran pers, tidak ada penyebutan resmi. Buat saya, ini bisa jadi semacam uji pasar senyap untuk melihat apakah pembeli bersedia mengorbankan RAM dan penyimpanan demi selisih harga yang tidak terlalu besar. Atau bisa juga sekadar cara membersihkan stok komponen lama. Yang jelas, kalau kamu pengguna yang hanya butuh membaca buku warna sesekali, versi ini mungkin cukup. Tapi buat yang hobi multitasking atau menyimpan banyak komik berwarna, menurut saya lebih baik langsung ambil varian 4GB.