Home Teknologi

ASUS ROG Raikiri 2 Pro Punya Polling Rate 8000Hz, Baterai Tembus 79 Jam

11 Juli 2026 5 min read

ASUS ROG Raikiri 2 Pro meluncur di China dengan peningkatan signifikan: polling rate 8000Hz, baterai hingga 79 jam, dan layar warna penuh yang memudahkan pengaturan tanpa PC.

ASUS ROG Raikiri 2 Pro controller dengan layar warna penuh dan LED RGB
(Foto: ASUS ROG)

Hampir tiga tahun setelah ROG Raikiri Pro pertama meluncur, ASUS akhirnya memperkenalkan penerusnya. ROG Raikiri 2 Pro datang dengan sejumlah peningkatan yang lumayan signifikan, dari layar baru, polling rate yang meroket, sampai daya tahan baterai yang hampir dua kali lipat. Meski baru diumumkan di China dan belum ada kepastian kapan (atau apakah) akan masuk Indonesia, spesifikasi yang ditawarkan cukup untuk membuat controller ini jadi pembicaraan di kalangan gamer PC.

  • ASUS ROG Raikiri 2 Pro diumumkan di China sebagai bagian dari perayaan 20 tahun ROG, hampir setahun setelah Raikiri 2 standar.
  • Peningkatan paling mencolok ada di polling rate yang melonjak ke 8.000Hz dan baterai 79 jam, jauh di atas Raikiri Pro sebelumnya.
  • Controller ini dibekali layar warna penuh, tombol bahu ekstra, dan thumbstick TMR hot-swappable, tapi kompatibilitasnya terbatas untuk PC saja.
  • Harga dan ketersediaan global belum diumumkan, termasuk belum ada informasi resmi untuk pasar Indonesia.

Spesifikasi ASUS ROG Raikiri 2 Pro

  • Tahun Rilis: 2026 (Tiongkok)
  • Konektivitas: Bluetooth, USB Kabel, 2.4GHz Wireless
  • Layar: Full Color Display
  • D-pad & Tombol: Micro switch ABXY, D-pad, tombol belakang; lima tombol backlit di bawah D-pad
  • Thumbstick: TMR, hot-swappable
  • Polling Rate: 8.000Hz
  • Baterai: Hingga 79 jam
  • Kompatibilitas: PC

Layar Warna Penuh yang Bikin Pengaturan Lebih Praktis

Salah satu perubahan yang langsung terlihat adalah layarnya. Raikiri Pro generasi pertama pakai OLED monokrom, tapi di Raikiri 2 Pro ASUS menggantinya dengan layar warna penuh. Fungsinya bukan sekadar pajangan. Layar ini memungkinkan kamu mengubah pengaturan controller langsung dari perangkat, tanpa perlu buka software di PC. Mulai dari remapping tombol, pengaturan RGB, kecerahan layar, sampai ganti profil bisa dilakukan on the fly. Buat yang suka gonta-ganti konfigurasi tergantung game yang dimainkan, ini cukup membantu.

Lompatan Polling Rate ke 8.000Hz, Seberapa Terasa?

Polling rate adalah seberapa sering controller mengirim data ke PC setiap detiknya. Raikiri Pro pertama cuma 250Hz, dan Raikiri 2 standar ada di 1.000Hz. Di Raikiri 2 Pro, ASUS menaikkannya ke 8.000Hz, setara dengan apa yang ditawarkan brand seperti GameSir dan 8BitDo di controller premium mereka. Secara teori, semakin tinggi polling rate, semakin minim input lag. Tapi di penggunaan riil, perbedaan antara 1.000Hz dan 8.000Hz mungkin tidak selalu terasa, terutama jika kamu bukan gamer kompetitif yang sangat sensitif terhadap latensi. Yang jelas, ASUS tidak mau ketinggalan dari kompetitor di angka spesifikasi ini.

Tombol Bahu Ekstra dan Build yang Lebih Modular

ASUS menambahkan dua tombol bahu ekstra di Raikiri 2 Pro, mengikuti tren yang sudah lebih dulu dilakukan GameSir dan 8BitDo. Ada juga adjustable triggers dan empat tombol belakang yang bisa dilepas. D-pad juga didesain ulang, dan kini ada deretan lima tombol backlit di bawahnya. Faceplate-nya magnetik dan bisa dilepas, yang mungkin membuka opsi kustomisasi ke depannya. Untuk urusan ketahanan, ASUS pakai micro switch di tombol ABXY, D-pad, dan tombol belakang, yang biasanya lebih klik dan tahan lama dibanding membrane. Controller ini juga dibekali thumbstick TMR (Tunneling Magnetoresistance) yang hot-swappable, jadi kalau ada drift atau rusak, tinggal cabut dan ganti modulnya.

Baterai 79 Jam, Tapi Hilang Dukungan Xbox

Satu lompatan lain yang cukup besar ada di daya tahan baterai. Dari 48 jam di Raikiri Pro, sekarang jadi 79 jam di Raikiri 2 Pro. Itu peningkatan lebih dari 60%. Tapi ada kompromi yang perlu dicatat: kompatibilitasnya terbatas ke PC saja. Raikiri 2 standar yang bisa dipakai di Xbox, tapi versi Pro ini tidak mendukung konsol tersebut. Buat gamer PC murni, ini mungkin bukan masalah besar. Tapi kalau kamu juga main di Xbox, Raikiri 2 Pro tidak bisa jadi controller serbaguna. Konektivitasnya sendiri tetap lengkap: Bluetooth, USB kabel, dan 2.4GHz wireless.

Ketersediaan dan Peluncuran

ROG Raikiri 2 Pro diumumkan di China bersamaan dengan sejumlah produk ROG lain dalam rangka perayaan 20 tahun ROG. Sayangnya, ASUS belum membocorkan harga dan kapan controller ini akan tersedia secara global. Yang sudah pasti, controller ini akan hadir dalam dua warna: Hitam dan Putih. Di dalam kotaknya, kamu akan dapat case, charging dock, dua tutup thumbstick lepas-pasang, dua modul thumbstick, empat penutup tombol belakang, dan kabel USB. Lumayan lengkap untuk paket pembelian.

ASUS jelas mengejar ketertinggalan di segmen controller premium dengan Raikiri 2 Pro. Polling rate 8.000Hz, baterai 79 jam, layar baru, dan konstruksi modular adalah paket yang sulit diabaikan, terutama kalau harganya nanti kompetitif. Tapi dengan absennya dukungan Xbox dan ketidakpastian ketersediaan global, controller ini masih menyisakan tanda tanya besar. Kalau kamu gamer PC yang sudah mengoleksi aksesori ROG, ini bisa jadi tambahan yang menarik. Tapi buat yang butuh controller sekarang, Raikiri 2 standar yang sudah tersedia di pasar global mungkin jadi pilihan yang lebih realistis, meski tanpa semua fitur Pro ini.


Kelengkapan aksesori ASUS ROG Raikiri 2 Pro di dalam kotak pembelian
Kelengkapan aksesori ASUS ROG Raikiri 2 Pro di dalam kotak pembelian (Foto: ASUS ROG)


#Controller Gaming#ASUS ROG#ROG Raikiri 2 Pro#Peluncuran#Spesifikasi#PC Gaming#8000Hz Polling Rate#Indonesia
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →