Ulasan awal untuk Assassin’s Creed Black Flag Resynced sebenarnya cukup positif. Tapi skor di Steam cuma bertengger di 70% positif saat artikel ini ditulis. Anehnya, kritik yang muncul bukan soal kualitas remake-nya, melainkan tentang banyaknya konten tambahan berbayar yang sudah tersedia sejak hari pertama. Yang bikin situasi makin menarik justru cara Ubisoft merespons: bukan lewat siaran pers atau media sosial, tapi langsung membalas salah satu ulasan negatif di Steam.
Tanggapan Langsung di Steam yang Tak Terduga
Seorang developer Ubisoft menulis balasan ke pemain yang kecewa, menegaskan bahwa edisi standar adalah pengalaman penuh. Semua misi, pulau, cerita, dan dunia lengkap ada di sana. Paket tambahan, katanya, sepenuhnya opsional dan tidak menahan konten esensial apapun. “Kami membaca semua masukan. Kami ingin jelas: tidak ada yang ditahan dari edisi standar,” begitu inti pernyataannya.
Langkah ini cukup unik. Biasanya publisher besar menghindari debat langsung di halaman toko. Tapi di sini Ubisoft memilih merespons satu per satu, seakan ingin menangkis narasi bahwa Black Flag Resynced menjual pengalaman yang tidak utuh. Nada bicaranya terdengar defensif wajar, tapi justru di situlah perdebatan lanjutan bermula.
Dua Kubu yang Bertolak Belakang
Forum Reddit langsung terbelah. Kubu pertama, terutama pemilik Deluxe Edition, merasa tidak dihargai. Masalahnya bukan semata keberadaan DLC, tapi jumlahnya. Ada lima paket terpisah, masing-masing dihargai sekitar Rp150.000 (USD 10), berisi skin dan senjata eksklusif. Beberapa senjata itu punya kemampuan unik, bukan sekadar kosmetik. Pembeli Deluxe Edition tidak otomatis mendapatkan semuanya, itulah yang bikin kecewa.
Mereka juga menyoroti momentum: remake baru rilis, tapi halaman Steam sudah dipenuhi opsi belanja tambahan. Kesan yang muncul seperti game “live service” padahal ini judul single-player.
Kubu kedua melihat kemarahan ini berlebihan. Mereka berargumen bahwa model transaksi mikro semacam ini sudah jadi standar Ubisoft dan publisher besar lain selama bertahun-tahun. Selama cerita utama bisa dinikmati tanpa belanja tambahan, memberi ulasan negatif karena konten opsional dianggap tidak proporsional. Mereka menekankan bahwa tidak ada bagian misi atau area yang dikunci di balik pembayaran.
Di Mana Batas Opsional yang Wajar?
Perdebatan ini bukan hal baru, tapi kemunculannya di Black Flag Resynced terasa spesifik karena menyangkut remake dari game yang dulu dijual sebagai paket utuh dengan ekspansi cerita besar seperti Freedom Cry. Sekarang Freedom Cry belum diumumkan sebagai bagian dari remake, namun lima DLC kecil sudah siap di etalase. Konteks ini yang membuat sebagian pemain lama merasa “kecewa sebelum sempat bernostalgia”, terutama karena edisi Deluxe pun tidak menjadi solusi lengkap.
Di sisi lain, argumen Ubisoft secara teknis benar: edisi standar memang permainan penuh. Tak ada konten misi yang dipotong. Hanya saja, keberadaan senjata dengan perk unik di DLC dapat memicu persepsi “bayar untuk keunggulan”, meski tidak memengaruhi pengalaman pemain tunggal secara signifikan. Untuk game yang tidak kompetitif, dampaknya memang kecil, tapi bukan berarti bisa diabaikan begitu saja oleh basis penggemar yang vokal.
Harga Assassin’s Creed Black Flag Resynced
Edisi standar game ini tersedia di Amazon dan Steam dengan harga yang setara. Sementara paket DLC dijual terpisah di platform yang sama.
Harga resmi:
- Edisi Standar: sekitar Rp900.000 (USD 60) di Amazon
- Paket DLC (per item): sekitar Rp150.000 (USD 10)
Apapun posisimu dalam perdebatan ini, yang jelas Ubisoft sudah membuka jalur komunikasi langsung yang jarang dilakukan. Tapi respons itu belum meredakan kekecewaan sebagian pembeli Deluxe Edition yang berharap satu versi lengkap tanpa perlu merogoh dompet lagi. Situasi ini jadi pengingat bahwa sekadar menyebut konten tambahan sebagai “opsional” tidak otomatis membuat semua orang puas, apalagi jika edisi khusus tidak mencakup semuanya sejak awal.
Buat kamu yang hanya ingin menghidupkan kembali petualangan Edward Kenway dan tidak peduli dengan skin atau senjata bonus, edisi standar sudah cukup. Tapi kalau kamu tipe kolektor yang ingin semua konten dalam satu paket, mungkin lebih bijak menunggu sampai Ubisoft merilis bundel yang benar-benar lengkap, andai itu ada.