Beberapa hari lalu Acer membuka preorder Nitro V 16 AI dengan prosesor AMD Ryzen dan grafis RTX 5060 serta RTX 5070. Harganya mulai dari sekitar Rp31,2 jutaan. Sekarang, tanpa banyak gembar-gembor, Acer diam-diam menambahkan satu varian baru yang lebih bersahabat di kantong. Alih-alih prosesor AMD terbaru, varian ini justru memilih otak Intel Raptor Lake-H dan kartu grafis RTX 5050. Hasilnya? Harga yang turun cukup signifikan dibanding saudaranya, sekaligus memunculkan satu pertanyaan: apakah pengorbanannya masuk akal?
Poin Utama
- Acer menambah lini Nitro V 16 dengan varian Intel Core 5 210H dan RTX 5050 seharga sekitar Rp19,8 jutaan.
- Laptop mempertahankan layar 16 inci 1200p dengan refresh rate 165Hz dan baterai 76 Wh.
- Kompromi terbesar ada di RAM 8 GB dan penyimpanan 512 GB yang cukup pas-pasan untuk standar gaming saat ini.
- Saat ini baru terdaftar di Amazon AS dan berstatus stok kosong, belum ada informasi ketersediaan di Indonesia.
Spesifikasi Acer Nitro V 16 ANV16-I31-54PT
- Tahun Rilis: 2025
- Layar: 16 inci, IPS, 1920 x 1200, 165Hz
- Prosesor: Intel Core 5 210H (8-core, 16-thread, hingga 4.8 GHz)
- RAM: 8 GB DDR5
- Penyimpanan: 512 GB PCIe 4.0 SSD
- GPU: Nvidia GeForce RTX 5050 (hingga 95W)
- Baterai: 76 Wh
- Sistem Operasi:,
Strategi Harga yang Mulai Masuk Akal untuk RTX 5050
Acer tampaknya sadar bahwa tidak semua orang butuh (atau mampu membeli) RTX 5060 dan 5070. Varian Intel ini jadi jawaban atas celah harga di bawah varian AMD Ryzen 5 3400 dengan RTX 5060 yang dibanderol sekitar Rp21,6 jutaan. Dengan banderol sekitar Rp19,8 jutaan (USD 1.199), laptop ini masuk ke segmen yang selama ini kosong di lini Nitro V 16 terbaru.
Yang menarik, performa prosesor Core 5 210H ini sebenarnya tidak main-main. Berdasarkan pengujian yang sudah dilakukan, CPU ini bisa mengungguli Ryzen AI 5 330 sekitar 50 persen. Memang konsumsi dayanya lebih boros, tapi untuk laptop gaming yang mayoritas dipakai ngeplug, ini lebih ke catatan kaki ketimbang dealbreaker serius.
Keyboard dan Pendinginan
Acer tidak memotong fitur yang biasanya membuat laptop gaming terasa menyenangkan dipakai. Keyboard RGB empat zona tetap hadir, begitu pula sistem pendinginan dual-fan. Buat sesi gaming panjang atau rendering ringan, setup dua kipas ini seharusnya cukup untuk menjaga suhu Core 5 210H dan RTX 5050 tetap terkendali, meskipun kita belum tahu seberapa berisik suara kipasnya saat bekerja di mode performa maksimal.
Baterai
Kapasitas baterai 76 Wh untuk laptop gaming 16 inci dengan layar 165Hz adalah angka yang cukup melegakan. Dalam skenario penggunaan campuran di luar gaming, baterai sebesar ini berpotensi memberikan daya tahan yang lumayan. Namun dengan konsumsi daya prosesor yang lebih tinggi dibanding varian AMD-nya, ekspektasi untuk pemakaian seharian penuh sebaiknya dikelola. Tanpa pengujian langsung, sulit memastikan apakah daya tahan baterainya akan lebih pendek secara signifikan atau tidak.
Harga Acer Nitro V 16 ANV16-I31-54PT
Laptop ini menyasar segmen menengah ke bawah di kelas gaming RTX 50-series. Harga ini jauh lebih rendah dibanding varian AMD yang sudah dibuka preorder sebelumnya.
Harga resmi:
- Core 5 210H / RTX 5050 / 8 GB / 512 GB: sekitar Rp19,8 jutaan (USD 1.199) di Amazon AS
Satu hal yang perlu dicatat: laptop ini baru terdaftar di Amazon dan saat ini stoknya kosong. Belum ada sinyal kapan atau apakah varian ini akan masuk ke Indonesia. Kalau pun masuk, harganya hampir pasti akan berbeda setelah ditambah pajak dan margin distributor lokal.
Kehadiran varian Intel ini mempertegas bahwa Acer ingin Nitro V 16 menjangkau kantong lebih banyak orang. Layar 1200p 165Hz, baterai besar, dan RTX 5050 adalah paket yang solid di harga ini. Titik lemah paling mencolok jelas di RAM 8 GB, angka yang di 2025 sudah mulai terasa sempit bahkan untuk multitasking harian, apalagi gaming. Kabar baiknya, RAM DDR5 SODIMM masih bisa di-upgrade sendiri, jadi ini bukan masalah permanen. Tapi untuk pengguna yang ingin langsung pakai tanpa buka baut, varian AMD dengan harga sedikit lebih tinggi mungkin lebih menarik.