Home Rumah & Dapur

LG UltraGear dan Smart TV Ternyata Pasang Aplikasi Sendiri dan Pantau Aktivitas Pengguna tanpa Izin

18 Juli 2026 5 min read

Monitor LG UltraGear dan smart TV LG kedapatan memasang aplikasi tambahan secara diam-diam serta berpotensi merekam percakapan pengguna tanpa persetujuan langsung.

Logo seri gaming LG UltraGear dengan siluet pria memakai headset di latar belakang bernuansa merah dan hitam.
(Foto: LG)

Saya selalu menganggap kalau urusan privasi di perangkat pintar itu semacam kontrak sosial yang agak timpang: kita dapat fitur canggih, mereka dapat data. Tapi urusan yang satu ini terasa melampaui batas wajar. Bayangkan monitor baru Anda tiba-tiba memasang aplikasi tambahan begitu dicolok ke laptop, atau smart TV yang secara legal merekam percakapan Anda di ruang keluarga demi "meningkatkan layanan AI". Itulah situasi yang kini dihadapi pengguna LG, baik pemilik smart TV maupun monitor gaming seri UltraGear dan UltraFine.

  • Syarat layanan LG smart TV menyatakan perusahaan bisa merekam dan menganalisis suara untuk pengembangan AI, dengan tanggung jawab sepenuhnya dibebankan ke pengguna.
  • Monitor LG UltraGear dan UltraFine secara otomatis menginstal aplikasi tambahan dan McAfee Scam Detector tanpa izin pengguna begitu terhubung ke Windows.
  • Aplikasi LG Monitor App Installer yang dipasang diam-diam ini memiliki akses penuh ke "semua sumber daya sistem" dan mengumpulkan data pribadi seperti lokasi, riwayat aktivitas online, hingga informasi kontak.

Smart TV LG dan syarat layanan yang mencemaskan

Keluhan soal privasi dari pengguna smart TV LG sebenarnya bukan perkara baru. Sudah bertahun-tahun pemilik perangkat ini harus bernegosiasi dengan hati nurani sendiri: kalau mau menikmati layanan pintar LG, mau tidak mau mereka harus menyerahkan akses ke data tertentu. Syarat penggunaan yang berlaku sekarang malah mendorong batas itu lebih jauh lagi.

Berdasarkan dokumen syarat layanan yang beredar, LG secara eksplisit menyatakan berhak merekam dan menganalisis percakapan yang terjadi di sekitar televisi untuk "meningkatkan" performa layanan AI mereka. Kedengarannya teknis, tapi bayangkan praktiknya: obrolan ringan Anda dengan pasangan, anak-anak yang sedang bermain, atau diskusi pribadi lain di ruang keluarga bisa terekam dan diproses.

Lebih mengkhawatirkan lagi, pihak LG tampaknya menyerahkan seluruh bebannya ke pengguna. Syarat itu menyebutkan bahwa kitalah yang bertanggung jawab memastikan tidak ada undang-undang penyadapan atau perlindungan data yang dilanggar. Setiap tamu atau anggota keluarga mesti diberi tahu bahwa mereka sedang direkam. Jika ada yang keberatan, maka semua fitur terkait mikrofon dan suara di TV harus dimatikan. Selain itu, menyetujui aturan ini juga berarti memberi lampu hijau pada LG untuk memantau pemakaian produk dan membagikan informasi tersebut ke pihak ketiga.

Monitor UltraGear dan aplikasi yang datang tanpa diundang

Masalah privasi ini rupanya tidak cuma terjadi di lini televisi. Investigasi yang dilakukan oleh tim Gamers Nexus terhadap monitor LG UltraGear 34GX900A-B yang dijual di Amazon seharga sekitar Rp13,1 juta (USD 699) mengungkap praktik serupa yang sama mengganggunya. Begitu monitor dicolok ke komputer Windows, sistem secara otomatis memasang dua aplikasi: LG Monitor App Installer dan McAfee Scam Detector. Tanpa notifikasi, tanpa izin, tanpa klik "setuju" dari Anda.

Yang membuat situasi ini lebih serius adalah dokumentasi resmi dari LG Monitor App Installer itu sendiri. Aplikasi ini, berdasarkan dokumennya, meminta akses penuh ke "semua sumber daya sistem" dan mengumpulkan data yang cukup luas: lokasi pengguna, konfigurasi perangkat keras, jejak aktivitas online, informasi login akun, sampai detail kontak pribadi. Menurut laporan Gamers Nexus, praktik ini tidak hanya terjadi pada monitor seri terbaru, tapi juga bisa menyasar model yang sedikit lebih lawas setelah mendapatkan pembaruan firmware.

Untuk pengguna smart TV lawas yang belum terjamah syarat baru ini, ada satu celah sederhana: jangan pasang pembaruan webOS terbaru. Tapi pilihan ini datang dengan imbal baliknya sendiri, perangkat Anda tidak akan lagi menerima tambalan keamanan, yang artinya membuka risiko dari sisi lain.

Saya belum sempat menguji sendiri semua klaim ini, dan saya bukan pakar keamanan siber. Tapi merangkum dari laporan Gamers Nexus dan dokumentasi resmi LG yang tersedia, ini adalah jenis kejutan yang tidak ingin diterima siapa pun setelah mengeluarkan belasan juta rupiah untuk monitor baru. Pemasangan aplikasi tanpa izin dan pengumpulan data semacam ini seharusnya transparan sejak awal, bukan disembunyikan di balik proses otomatis yang tidak diminta pengguna.


Jendela dialog Windows menampilkan instalasi otomatis LG Monitor App Installer pada monitor LG UltraGear.
Proses instalasi otomatis aplikasi LG yang terjadi begitu monitor dicolok ke perangkat Windows. (Foto: LG)


#Tech#LG#LG UltraGear#Smart TV#Monitor Gaming#Keamanan Data#Investigasi Privasi
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →