Home Teknologi

Skor Benchmark Samsung Galaxy Watch9 Bocor, Segini Kecepatannya

22 Juli 2026 5 min read

Hasil benchmark awal Samsung Galaxy Watch9 muncul di Geekbench, mengungkap lompatan performa signifikan berkat chip Snapdragon Wear Elite yang baru.

Render desain depan Samsung Galaxy Watch9 dengan tampilan antarmuka jam digital modern
(Foto: Samsung)

Bayangin lagi siap-siap beli smartwatch baru, eh tibatiba muncul bocoran performanya duluan. Begitulah kira-kira yang terjadi dengan Samsung Galaxy Watch9. Jam tangan pintar penerus Galaxy Watch8 ini memang belum resmi meluncur, tapi rumor soal jeroannya sudah bikin penasaran, terutama karena ada otak baru dari Qualcomm di dalamnya. Nah, sebuah daftar benchmark yang muncul di Geekbench akhirnya kasih gambaran lebih jelas: seberapa ngebut sih jam ini nanti?

  • Chip Snapdragon Wear Elite dikabarkan jadi otak utama Galaxy Watch9, menggantikan Exynos di seri sebelumnya.
  • Skor Geekbench awal menunjukkan performa CPU 56 persen lebih tinggi dan GPU 47 persen lebih kencang dari Exynos W1000.
  • Chip ini punya inti performa Cortex-A78 yang digenjot hingga 2,1 GHz, plus akselerator AI Hexagon terintegrasi.
  • Performa smartwatch ini tetap belum bisa disamakan dengan ponsel, bahkan dengan chip entry-level sekalipun.

Sedikit Bocoran Dapur Pacu Galaxy Watch9

Samsung kemungkinan besar bakal memperkenalkan penerus Galaxy Watch8 dan Galaxy Watch Ultra sekitar Rabu, 22 Juli mendatang. Kabar yang beredar menyebut kalau peningkatan paling signifikan ada di sektor chip, yaitu Qualcomm Snapdragon Wear Elite. Seri sebelumnya, Galaxy Watch8, sekarang bisa didapat di Amazon sekitar Rp4,7 jutaan (USD 304), jadi lumayan menarik buat ngukur seberapa besar lompatan yang ditawarkan generasi baru ini.

Soal arsitektur, chip baru ini sebenarnya masih pakai konfigurasi yang mirip Exynos W1000: satu inti performa ARM Cortex-A78 dan empat inti hemat daya Cortex-A55. Bedanya, Qualcomm mendorong kecepatan clock inti performanya lebih tinggi, sampai 2,1 GHz. Di atas kertas, ini artinya jam tangan bisa lebih responsif buat buka aplikasi atau navigasi antar menu tanpa jeda yang mengganggu.

Qualcomm juga klaim ada peningkatan besar di sektor grafis. Chip grafis yang dipakai disebut-sebut tujuh kali lebih cepat dari yang ada di Snapdragon W5 Gen 2. Buat smartwatch yang layarnya makin kaya animasi dan detail, ini hal yang cukup penting. Satu lagi yang bikin saya agak melongo: fitur pengisian dayanya. Katanya, jam bisa terisi dari 0 ke 50 persen cuma dalam 10 menit. Kalau ini beneran akurat di penggunaan nyata, urusan ngecas sebelum tidur atau buru-buru mau olahraga pagi bakal jauh lebih santai.

Benchmark Leak: Seberapa Kencang Samsung Galaxy Watch9 Melaju


Slide presentasi chip Qualcomm Snapdragon Wear Elite untuk smartwatch
Qualcomm memamerkan kemampuan Snapdragon Wear Elite sebagai otak smartwatch flagship. (Foto: Samsung)


Nah, ini bagian yang paling bikin penasaran. Dari hasil Geekbench yang beredar, performa CPU Snapdragon Wear Elite ini terpantau 56 persen lebih tinggi dari Exynos W1000. Sementara itu, buat urusan grafis, GPU-nya juga unjuk gigi dengan skor nyaris 47 persen lebih kencang. Buat ukuran jam tangan, ini bukan sekadar naik tipis-tipis, tapi lompatan yang cukup terasa.


Diagram arsitektur CPU Snapdragon Wear Elite dengan kecepatan clock tinggi
Arsitektur inti performa dan efisiensi pada Snapdragon Wear Elite yang mencapai 2.1 GHz. (Foto: Samsung)


Walaupun begitu, saya selalu ingetin ke diri sendiri (dan pembaca) buat tidak buru-buru percaya penuh sama benchmark sebelum produk resmi meluncur. Hasil benchmark awal seringnya diambil dari unit pra-produksi dengan perangkat lunak yang belum final. Jadi, performa aslinya nanti bisa lebih baik, atau malah sedikit lebih rendah, tergantung optimalisasi Samsung.


Slide fitur AI dan grafis Qualcomm Snapdragon Wear Elite
Peningkatan signifikan pada kemampuan grafis dan akselerator AI Hexagon di Snapdragon Wear Elite. (Foto: Samsung)


Satu catatan yang perlu diingat: walaupun kencang buat standar smartwatch, Galaxy Watch9 tetap bukan tandingan smartphone. Coba bandingkan dengan Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2, chipset entry-level dari 2023. Performa multi-threaded jam ini masih sekitar separuh dari chip ponsel murah itu. Jadi, jangan ekspektasi bisa gantiin HP lo buat main gim berat atau edit video. Tapi buat urusan notifikasi, pelacakan kesehatan, dan navigasi ringan? Saya rasa ini sudah lebih dari cukup.

#Tech#Samsung#Galaxy Watch9#Snapdragon Wear Elite#Smartwatch#Geekbench#Kebocoran Benchmark
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →