Home Teknologi

Beelink Luncurkan NAS Wildcat Lake Terjangkau: Dukungan 124TB, Thunderbolt 4, dan Desain Ringkas

20 Juli 2026 5 min read

Beelink ME Pro varian Wildcat Lake menawarkan penyimpanan hingga 124TB, port Thunderbolt 4, dan harga terjangkau untuk NAS empat bay yang ringkas.

Beelink ME Pro NAS empat bay dengan dukungan penyimpanan 124TB dan port Thunderbolt 4
(Foto: Beelink)

Kalau kamu lagi mencari NAS empat bay yang ringkas dan punya soket prosesor yang bisa diganti-ganti, Beelink baru saja merilis opsi menarik. Varian terbaru dari ME Pro ini ditenagai prosesor Intel Core 3 304 dari lini Wildcat Lake, pilihan entry-level yang cukup masuk akal untuk kebutuhan rumahan atau kantor kecil. Kombinasinya unik: penyimpanan internal pakai UFS 3.1 yang biasa ada di ponsel, mirip seperti mini PC EQi Wildcat Lake yang baru-baru ini juga diluncurkan.

  • Varian baru Beelink ME Pro menggunakan prosesor Intel Core 3 304 Wildcat Lake, target pasar entry-level.
  • Penyimpanan internal menggunakan teknologi UFS 3.1, lebih cepat dari eMMC tapi setara dengan lambatnya PCIe 4.0 x1.
  • Dukungan total penyimpanan hingga 124TB lewat empat bay drive 30TB dan satu slot M.2.
  • Port lengkap termasuk dua Thunderbolt 4, 10GbE, dan 2.5GbE untuk ekspansi yang fleksibel.
  • Harga peluncuran sekitar Rp10,3 juta (CNY 4.719) atau sekitar Rp11,1 juta (USD 697), ketersediaan global masih misterius.

Prosesor Entry-Level dengan Penyimpanan UFS 3.1

Prosesor Intel Core 3 304 ini jelas bukan yang paling ngebut di pasaran, tapi buat NAS yang tugas utamanya menyimpan dan melayani file, seharusnya cukup. Yang bikin saya agak geli sekaligus penasaran adalah pilihan penyimpanan internalnya. Beelink memakai UFS 3.1, teknologi yang biasanya nongkrong di smartphone, bukan SSD NVMe seperti kebanyakan NAS lain.

Memang, UFS 3.1 ini lebih cepat dibanding eMMC, tapi kecepatan transfernya hanya setara dengan standar PCIe 4.0 x1 yang cukup lambat. Buat operasional NAS sehari-hari, ini mungkin nggak terlalu terasa, tapi kalau kamu sering akses file besar atau melakukan editing video langsung dari NAS, bisa jadi bottleneck yang mengesalkan. Saya belum coba langsung, tapi berdasarkan spesifikasi teknisnya, ini pilihan yang sangat sadar biaya dan hemat ruang.

Dukungan 124TB dalam Desain Ringkas

Beelink mengklaim desain ME Pro ini 50% lebih kecil dari NAS empat bay pada umumnya. Dengan masing-masing bay bisa menampung drive hingga kapasitas 30TB, total kapasitas mentok di 120TB. Ditambah slot M.2 yang secara resmi didukung sampai SSD 4TB, totalnya bisa menyentuh 124TB. Menariknya, Beelink menyebut nggak akan ada masalah kalau kamu pasang SSD 8TB di slot itu, meskipun spek resminya bilang mentok di 4TB.

Satu hal yang patut dicatat, sama seperti varian ME Pro lainnya, motherboard di model ini bisa ditukar. Artinya kalau nanti kamu butuh prosesor yang lebih kencang atau fitur baru, kamu nggak harus beli NAS baru sepenuhnya. Ini nilai plus besar untuk fleksibilitas jangka panjang, terutama kalau investasimu di hard drive sudah cukup banyak.

Port Thunderbolt 4 dan Ekspansi Fleksibel

Port di belakangnya cukup menyenangkan, terutama untuk ukuran NAS sekecil ini. Varian ME Pro Core 3 304 ini dilengkapi:

  • 2x Thunderbolt 4
  • 1x 10GbE
  • 1x 2.5GbE
  • 2x USB 3.2 Gen 2 Type-A
  • 1x USB 2.0
  • 1x 3.5mm audio

Keberadaan port Thunderbolt 4 jelas bikin opsi ekspansi jadi lebih liar. Kamu bisa nambah enclosure eksternal seperti Lexar E750 (sekitar Rp1,3 jutaan di Amazon, USD 85.49) kalau butuh kapasitas tambahan di luar bay internal. RAM bawaannya 16GB DDR5, tapi bisa di-upgrade sampai 64GB kalau kamu berniat pakai NAS ini untuk virtualisasi ringan atau container.

Harga di China dan Prediksi Pasar

Di pasar Tiongkok, Beelink ME Pro Core 3 304 ini dijual dengan harga CNY 4.719, sekitar Rp10,3 juta, atau setara USD 697 atau kira-kira Rp11,1 juta. Beelink belum memberikan kepastian soal tanggal rilis global, cuma bilang akan segera meluncur ke luar China.

Dengan banderol segitu, posisinya cukup kompetitif sebagai NAS empat bay yang ringkas dan punya opsi upgrade motherboard. Tapi perlu diingat, penyimpanan UFS 3.1 mungkin jadi batasan buat pengguna yang butuh kecepatan tinggi untuk transfer data besar atau editing langsung. Buat kamu yang prioritasnya penyimpanan besar dan desain kecil, ini layak dipantau begitu mendarat di Indonesia.

#Tech#Beelink#ME Pro#NAS#Wildcat Lake#Intel Core 3 304#Review#storage
Senja Arunika
Senja Arunika – Founder

Founder bysenja.com

Lihat semua artikel →